Harga Terra LUNA Kini di Bawah Rp 1, Duit Rp 574 T Lenyap

Tech - Tim, CNBC Indonesia
13 May 2022 14:33
perusahaan  dengan kerugian terbesar dalam sejarah pasar saham

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga Terra LUNA semakin mengkhawatirkan saja. Pasalnya, harga aset kripto ini terjun bebas dan hampir tak ada harganya lagi. Investor yang masih memegangnya dipastikan rugi.

Mengutip CoinMarketCap, pada Jumat (13/5/2022), pukul 13.50 WIB, Terra LUNA diharga US$0.00005976 per koin atau setara Rp 0,87 rupiah. Dalam 24 jam terakhir harga Terra LUNA sudah turun 99,98%. Penurunan ini membuat kapitalisasi pasar turun menjadi US$347,2 juta.

Padahal pada 5 April 2022, Terra LUNA sempat mencatatkan harga tertinggi sepanjang masa senilai US$119,18 per koin dan memiliki kapitalisasi pasar hingga US$40 miliar.


Artinya, dalam sebulan terakhir Terra Luna telah kehilangan kapitalisasi pasar sebesar US$39,65 miliar atau setara Rp 574,93 triliun (asumsi Rp 14.500/US$).

Bagaimana Hal Ini Bisa Terjadi?

Terra LUNA merupakan aset kripto proyek berbasis blockchain yang dikembangkan oleh Terraform Labs di Korea Selatan. Terra LUNA memiliki ambisi sebagai platform yang menciptakan stablecoin yang dikaitkan dengan uang resmi yang diterbitkan oleh bank sentral. Tujuannya untuk mendukung sistem pembayaran global dengan settlement yang cepat dan terjangkau seperti Alipay di blockchain.

Terra LUNAFoto: Harga Terra LUNA kini di bawah Rp 1 per koin (Doc. CoinMarketCap)

Terra LUNA memiliki peran yang vital untuk menstabilkan harga dari stablecoin yang ada di ekosistem Terra dan mengurang volatilitas pasar. Ketika stablecoin turun sedikit maka Terra LUNA akan dijual atau dibakar (dihancurkan) untuk menstabilkan harga. Salah satu yang Terra stablecoin paling populer adalah TerraUSD dengan kode perdagangan UST, seperti dikutip dari CoinDesk.

TerraUSD merupakan stablecoin algoritmik, Alih-alih memiliki uang tunai dan aset riil lainnya yang disimpan sebagai cadangan untuk mendukung token, proyek ini menggunakan campuran kode yang komplek dan Terra LUNA untuk memstabilkan harga.

Segalanya menjadi lebih rumit setelah pencipta Terra, Do Kwon, membeli Bitcoin senilai $US3,5 miliar untuk mendukung TerraUSD jika terjadi krisis.

Sejak 5 Mei lalu harga TerraUSD juga terjun bebas di bawah harga patokannya 1 koin sebanding dengan US$1. Tidak diketahui penyebab jatuhnya harga TerraUSD tetapi kejatuhan ini telah membuat harga Terra LUNA anjlok.

Melalui akun twittternya, Terra mengatakan Terra Blockchain telah disetop operasinya untuk membuat rencana menyusunnya kembali.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Lagi-lagi Kripto Dipakai Buat Penipuan, Rp 1,78 T Menguap


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading