Ngeri, Rudal Canggih Rusia Incar Pemakai Internet Elon Musk

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
07 March 2022 08:50
A Falcon 9 SpaceX rocket with a payload of approximately 60 satellites for SpaceX's Starlink broadband network lifts off from Space Launch Complex 40 at the Cape Canaveral Air Force Station in Cape Canaveral, Fla., Wednesday, Jan. 29, 2020. (AP Photo/John Raoux)

Jakarta, CNBC Indonesia - Akses internet Starlink SpaceX yang berada di Ukraina diklaim diganggu oleh pasukan Rusia. CEO Elon Musk juga memperingatkan para pengguna untuk berhati-hati saat menggunakannya.

Menurut Elon Musk, para pengguna 'kemungkinan menjadi sasaran tertinggi'. Dia juga mendesak mereka untuk menyalakan perangkat hanya saat dibutuhkan saja dan meletakkan antena sejauh mungkin dari orang lain.

"Peringatan penting: Starlink menjadi satu-satunya sistem komunikasi non-Rusia yang masih bekerja di beberapa bagian Ukraina, jadi ada kemungkinan tinggi menjadi target. Tolong gunakan dengan hati-hati," tulis Elon Musk dalam akun Twitternya.


Selain itu, Elon Musk mengatakan kamuflase cahaya bisa ditempatkan di atas antena untuk menghindari deteksi visual. Sinyal satelit dilaporkan bisa digunakan untuk melakukan geolokasi serta menargetkan orang-orang, demikian dilaporkan CNet, Senin (7/3/2022).

Risiko Starlink menjadi target Rusia sebenarnya juga telah diperingatkan oleh John Scott-Railton yang merupakan peneliti senior di proyek Citizen lab Universitas Toronto.

Dia mengingatkan terminal Starlink bisa menjadi target Rusia. Negara yang dipimpin Vladimir Putin itu sangat berpengalaman untuk menyerang lewat komunikasi satelit.

"#Rusia punya pengalaman puluhan tahun dalam menyerang orang dengan menargetkan komunikasi satelitnya," kata Scott-Railton dalam rangkaian 15 tweetnya, dikutip dari Reuters.

Satelit Starlink merupakan bagian dari bantuan Elon Musk terkait serangan Rusia ke Ukraina. Perang tersebut membuat jaringan di negara itu terganggu.

"Sementara Anda mencoba menjajah Mars, Rusia mencoba menduduki Ukraina! Sementara roket Anda berhasil mendarat dari luar angkasa, roket Rusia menyerang warga sipil Ukraina! Kami meminta Anda untuk memberi Ukraina stasiun Starlink dan untuk memanggil orang Rusia yang waras untuk membela," kata Wakil Perdana Menteri Ukraina Mykhailo Fedorov dalam tweetnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ukraina Ucapkan Terima Kasih pada Elon Musk, Ada Apa?


(npb/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading