Ahli Menduga Asal Mula Varian Omicron dari Pasien HIV

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
03 December 2021 11:25
Otoritas Belanda mendeteksi 13 kasus positif virus Corona (COVID-19) varian Omicron dari dua penerbangan asal Afrika Selatan (Afsel). (REUTERS/EVA PLEVIER)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ada kemungkinan varian Omicron berasal dari pasien HIV/Aids dengan infeksi Covid-19 kronis. Ini bukan jadi pertama kalinya, varian muncul karena pasien Covid-19 lama.

Menurut para ahli, varian bisa muncul karena pasien dari virus tersebut. Termasuk Alpha yang masuk jadi variant of concern pertama di dunia.

The Telegraph mencatat, pasien HIV yang tidak diobati atau kondisi lain membuat lemah sistem kekebalan, seperti kanker. Ini membuat para pasien berjuang untuk melawan Covid-19 dalam waktu yang lama.


Mereka secara efektif menjadi 'tempat' pelatihan bagi virus untuk bermutasi dan menemukan cara baru untuk respon pada kekebalan, dikutip dari Jumat (3/12/2021).

Untuk Afrika Selatan, jumlah orang dengan infeksi HIV mencapai 8,2 juta orang. Sebanyak 71% orang dewasa dan 45% anak-anak dalam pengobatan, dengan begitu membuat sejumlah orang menjadi rentan.

Ahli penyakit menular di Kwazulu-Natal dan Platform Sequencing Inovasi (KRISP), Professor Richard Lessells mengatakan kemungkinan besar varian baru inkubasi pasien HIV/Aids yang tidak diobati.

"Sepertinya tidak muncul dari proses evolusi normal. Ada lompatan evolusioner. Ini bukan evolusi dari varian Delta," kata dia.

Sharon Peacock, Direktur COG-UK Genomics UK Consortium serta Profesor Kesehatan Masyarakat dan Mikrobiologi Universitas Cambridge, mengatakan perbedaan genetik jadi petunjuknya. Hal ini juga terjadi pada varian Alpha.

"Perbedaan genetik B.1.1.529 (Omicron) mengarah pada hipotesis mungkin telah berevolusi pada seseorang yang terinfeksi, namun jadi tidak bisa membersihkan virus, memberikan virus kesempatan berevolusi secara genetik," jelas Peacock.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading