RI Bakal Impor 1 Juta Obat Covid Molnupiravir, Harganya?

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
08 November 2021 15:05
FILE PHOTO: An experimental COVID-19 treatment pill called molnupiravir being developed by Merck & Co Inc and Ridgeback Biotherapeutics LP, is seen in this undated handout photo released by Merck & Co Inc and obtained by Reuters May 17, 2021. Merck & Co Inc/Handout via REUTERS   ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY. MANDATORY CREDIT. THIS IMAGE WAS PROCESSED BY REUTERS TO ENHANCE QUALITY, AN UNPROCESSED VERSION HAS BEEN PROVIDED SEPARATELY/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan pemerintah sudah mencapai kesepakatan untuk membeli 600 ribu hingga 1 juta obat Covid-19 buatan Merck bernama Molnupiravir. Rencananya obat ini akan tiba di tanah air Desember 2021.

"Ke Merck sudah deal beli dulu sementara 600 ribu hingga 1 juta tablet di bulan Desember. Mudah-mudahan bisa terlaksana, kalau terlaksana setidaknya kita punya stok obatnya dulu," kata Budi Gunadi Sadikin dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI, Senin (8/11/2021).

Budi Gunadi Sadikin menambahkan berdasarkan hitung-hitungan yang dilakukan harga obat Covid-19 Molnupiravir sekitar US$40 hingga US$50 atau setara Rp 568 ribu hingga Rp 710.000 (asumsi Rp 14.200/US$).


Untuk jangka menengah, Indonesia akan mendapatkan lisensi lewat dua cara salah satunya adalah melalui Merck. Saat ini pemerintah mengajak sejumlah perusahaan BUMN dan swasta untuk bisa mendapatkan patennya.

Diperkirakan jika didapatkan, maka Molnupiravir bisa diproduksi sendiri di dalam negeri.

"Sedang finalisasi beberapa perusahaan BUMN dan swasta kita ajak apply paten dari mereka sehingga bisa buat di Indonesia. syukur bulan depan bisa bikin sini memperkuat sistem pertahanan kita," jelasnya.

Molnupiravir merupakan obatCovid-19 oral pertama di dunia. Dalam penelitian terakhir disebutkan obat ini memilikiefikasi 50% mencegah kematian pada pasienCovid-19.

Molnupiravir diklaim mampu melawan varian COVID-19 mulai dari delta, gamma, hingga Mu. Obat ini sudah mendapat persetujuan dari Food and Drug Administration Amerika Serikat (AS).


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Menkes Sebut Obat Molnupiravir akan Diuji ke Pasien Covid RI


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading