Darurat! Nasib Bumi Sudah di Ujung Tanduk, Ini Bahayanya...

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
08 November 2021 06:35
Ranger Jennette Jurado takes a temperature reading of the ground Sunday, July 11, 2021, in Death Valley National Park, Calif. Death Valley in southeastern California's Mojave Desert reached 128 degrees Fahrenheit (53 Celsius) on Saturday, according to the National Weather Service's reading at Furnace Creek. The shockingly high temperature was actually lower than the previous day, when the location reached 130 F (54 C). (AP Photo/John Locher)

Jakarta, CNBC Indonesia - Peringatan terbaru terungkap jika Bumi dalam keadaan yang makin buruk. Sebab Bumi sedang menghadapi perubahan iklim yang makin berat.

Badan Meteorologi Dunia atau WMO lah yang mengungkapkan peringatan tersebut. Menurutnya ada sejumlah hal membuat keadaan Bumi makin buruk.

Bukan hanya banjir dan adanya kenaikan permukaan air laut, namun WMO mengatakan perubahan iklim juga menyebabkan Bumi dilanda gelombang panas.


Kabarnya gelombang panas sudah terjadi di wilayah Amerika bagian barat laut pada Juni hingga Juli lalu. Kejadian ini menjadi norma baru, ungkap Sekretaris WMO, Petteri Taalas.

"Ada banyak bukti ilmiah bahwa beberapa di antaranya menanggung jejak perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia," kata dia seperti dilaporkan Straits Times, dikutip Senin (8/11/2021).

Menurutnya peningkatan konsentrasi gas rumah kaca telah melewati target yang ditetapkan pada Perjanjian Paris sebelumnya. Yakni menyetujui pemanasan global hanya di bawah 2 derajat celcius.

Hal lain yang dilanggar dari Perjanjian Paris adalah tingkat karbondioksida (CO2). WMO mengungkapkan di Bumi tingkatan tersebut telah menjadi 413,2 bagian per satu juta pada 2020 lalu.

Taalas mengungkapkan semua pihak perlu melihat lagi seluruh sistem yang ada. "Kita jauh dari jalur. Kita perlu meninjau kembali sistem industri, energi dan transportasi dan seluruh cara hidup kita," ujar dia.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading