Pfizer Klaim Obat Ini Ampuh Lawan Gejala Berat Covid-19

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
07 November 2021 17:40
FILE PHOTO: The Pfizer logo is seen at their world headquarters in New York April 28, 2014.  REUTERS/Andrew Kelly/File Photo                            GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD

Jakarta, CNBC Indonesia - Pfizer mengklaim pil antivirusnya Paxlovid dapat mengurangi gejala berat pada pengidap Covid-19. Dalam eksperimennya, pil itu bisa memangkas 89% kemungkinan pasien dirawat inap dan kematian pada orang dewasa dengan risiko penyakit parah.

Dalam laporan hasil uji cobanya, menunjukkan khasiat obat ini dapat melampaui pil molnupiravir. Obat dari Merck & Co dapat mengurangi kemungkinan kematian atau dirawat di rumah sakit pada sebagian pasien Covid-19 dengan penyakit serius.

Pil Pfizer dengan merek dagang Paxlovid itu kemungkinan bisa mengantongi izin dari pemerintah Amerika Serikat (AS) akhir tahun ini.


Menurut pihak Pfizer, pihaknya berencana memberikan hasil uji coba sementara ke Food and Drug Administration AS(FDA). Yakni sebelum liburan Thanksgiving AS 25 November mendatang, dikutip Minggu (7/11/2021).

Sementara itu, Presiden Joe Biden juga mengatakan pemerintahnya telah mengamankan jutaan dosis Obat Pfizer. Apabila mendapatkan izin dari FDA, maka akan segera diberikan pada warga Amerika.

"Jika disahkan FDA, kami mungkin segera memiliki pil untuk mengobati virus pada mereka yang terinfeksi. Terapi akan jadi alat lain pada alat kami untuk melindungi orang dari hasil terburuk Covid-19," jelasnya.

Pil Pfizer itu diberikan dalam paduan molekul PF-07321332 dengan Ritonavir dosis rendah . Pengobatan dilakukan dengan tiga pil diberikan dua kali sehari.

Obat tersebut juga diketahui telah dikembangkan perusahaan hampir dua tahun terakhir.

Reuters mencatat, baik pil antivirus dari Pfizer dan Merck ditunggu dunia untuk mengobati . Namun data uji coba keduanya belum lengkap tersedia.

Pfizer juga telah dalam diskusi untuk mengedarkan pilnya pada 90 negara. "Tujuan kami agar semua orang di dunia bisa memiliki (pil) secepat mungkin," kata Chief Executive Officer Albert Bourla.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading