Kabar Baik! Pengguna Vaksin Booster Pfizer-Astra Pasti Happy

Tech - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
18 June 2022 11:00
Botol dengan label vaksin Pfizer-BioNTech, AstraZeneca, dan Moderna coronavirus disease (COVID-19). (REUTERS/Dado Ruvic/Ilustrasi)

Jakarta, CNBC Indonesia - Muncul kabar baik bagi para pengguna booster Pfizer dan AstraZeneca. Belum lama ini, sebuah penelitian di Brasil mengamati efektivitas vaksin pada orang yang menerima dua dosis Sinovac yang mendapatkan booster AstraZeneca, Pfizer-BioNTech atau Johnson & Johnson.

Mereka menemukan penerima dua dosis Sinovac dengan booster vaksin dari platform vektor (Johnson & Johnson dan AstraZeneca) serta mRNA (Pfizer dan Moderna) dapat lebih kuat untuk melawan varian seperti Delta dan Omicron.

"Studi ini memberikan pilihan penting untuk pembuat kebijakan di banyak negara menggunakan vaksin tidak aktif [Sinovac dan Sinopharm] telah digunakan," kata pemimpin studi dan direktur Oxford Vaccine Group, Andrew Pollard, Rabu (15/6/2022), dikutip dari Reuters.


Vaksin vektor virus seperti pada AstraZeneca menggunakan versi lemah dari virus lain untuk mengirimkan instruksi genetik. Tujuannya, adalah membuat protein pada virus yang perlindungannya dicari.

Di sisi lain, vaksin mRNA pada Pfizer akan mengirimkan transkrip genetik dengan instruksi membuat protein virus. Ini berguna untuk mengajari tubuh untuk bertahan saat melawan infeksi.

Penelitian juga melihat pemberian tiga dosis Sinovac. Hasilnya penerima booster Sinovac juga mendapatkan peningkatan antibodi. Namun, hasil itu agak berbeda jika penerima dua dosis Sinovac mendapatkan booster jenis vaksin yang berbeda.

Penelitian sendiri telah dilakukan di Brasil dan Universitas Oxford. Tim peneliti menggunakan 1.240 sukarelawan dari San Paulo dan Salvador Brasil.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Alasan Bos Pfizer Warning Mereka yang Sudah Divaksin Penuh


(tfa/tfa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading