Uang Kripto Mau Dikekang, Bos Tesla Elon Musk Buka Suara

Tech - rah, CNBC Indonesia
29 September 2021 10:25
Tesla and SpaceX Chief Executive Officer Elon Musk listens to a question as he speaks at the SATELLITE Conference and Exhibition in Washington, Monday, March 9, 2020. (AP Photo/Susan Walsh)

Jakarta, CNBC Indonesia - CEO Tesla Elon Musk mengungkapkan pemerintah Amerika Serikat sebaiknya tidak mencoba mengatur dan meregulasi pasar kripto. Menurutnya tidak mungkin pemerintah AS bisa menghancurkan kripto, namun bisa memperlambat kemajuan dari pasar kripto. Hal ini menanggapi pertanyaan apakah sebaiknya pemerintah AS terlibat dalam mengatur ruang kripto.

"Saya akan berkata, jangan lakukan apa-apa," kata Musk menanggapi pertanyaan tersebut, dikutip dari CNBC International, Rabu (29/9/2021).

Pada awal tahun ini Tesla mengatakan telah membeli bitcoin senilai US$ 1,5 miliar. Nilai kepemilikan tersebut melonjak menjadi sekitar US$2,5 miliar pada kuartal II karena harga bitcoin melonjak. Bitcoin sejak itu turun, bersama dengan cryptocurrency lainnya.


Bos Tesla ini seringkali mengumbar dukungannya pada berbagai koin kripto di akun Twitter. Dia menyebutkan optimis dengan peran kripto yang berpotensi mengurangi kesalahan dan latensi dalam sistem uang lama. Meski demikian, Musk mengakui bahwa kripto tidak memiliki semua jawaban untuk penyakit masyarakat.

"Saya tidak akan mengatakan bahwa saya ahli cryptocurrency ulung," kata Musk. "Saya pikir ada beberapa nilai dalam cryptocurrency, tetapi saya tidak akan mengatakan seperti kedatangan Mesias yang kedua."

Musk juga membahas peran China dalam penambangan dan regulasi crypto. Pekan lalu, bank sentral China menjabarkan langkah-langkah yang lebih tegas dalam menindak cryptocurrency yang lebih luas, termasuk sistem yang ditingkatkan untuk memantau transaksi terkait kripto.

Dia mengatakan kemungkinan besar ada hubungannya dengan masalah pembangkit listrik yang signifikan di negara tirai bambu tersebut. Musk mengatakan penambangan kripto kemungkinan berperan pada masalah kekurangan dan naiknya permintaan listrik di China.

"Sebagian mungkin sebenarnya karena kekurangan listrik di banyak bagian China," kata Musk. "Banyak daerah di China Selatan saat ini mengalami pemadaman listrik secara acak, karena permintaan listrik lebih tinggi dari yang diharapkan."

Pada tingkat yang lebih tinggi, sifat mata uang kripto yang terdesentralisasi dapat menghadirkan tantangan bagi pemerintah China.

"Saya kira cryptocurrency pada dasarnya ditujukan untuk mengurangi kekuatan pemerintah terpusat," kata Musk. "Mereka tidak suka itu."


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Elon Musk & Janet Yellen Lagi Cemas Lihat Bitcoin, Ada Apa?


(rah/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading