Waduh! Stasiun Luar Angkasa Sempat Lepas Kendali & Miring

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
30 July 2021 15:45
This image made from NASA TV shows the international space station, seen from the SpaceX Crew Dragon spacecraft Saturday, April 24, 2021. The recycled SpaceX capsule carrying four astronauts has arrived at the International Space Station, a day after launching from Florida. (NASA via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) sempat mengalami lepas kendali pada Kamis (29/7/2021). Ini terjadi akibat modul Rusia, Nauka tiba dan tak lama aktif.

Kejadian tersebut terjadi tiga jam setelah Nauka menempel di ISS. Pengendali misi di Moskow melakukan sejumlah prosedur untuk konfigurasi setelah docking, ungkap NASA.

Namun jet tiba-tiba restart dan menyebabkan seluruh stasiun keluar dari jalur Penerbangan normanya. Biasanya ISS berada di sekitar 250 mil di atas Bumi dan pejabat NASA mengatakan kejadian itu membuat direktur penerbangan misi mengumumkan 'darurat pesawat luar angkasa', seperti dikutip Reuters, Jumat (30/7/2021).


Pergeseran itu pertama kali terdeteksi oleh sensor tanah otomatis. Joel Montalbano, manajer program stasiun luar angkasa NASA, mengatakan setelah 15 menit diikuti 'kehilangan kontrol' yang berlangsung sekitar 45 menit.

NASA dan kantor berita milik Rusia, RIA mengatakan para awak di pesawat tidak pernah dalam bahaya. Saat itu terdapat tujuh anggota awak terdiri dari dua kosmonot Rusia, tiga astronaut NASA, astronaut Jepang, dan astronaut dari Badan Antariksa Eropa dari Perancis.

Namun komunikasi dengan kru memang sempat terputus selama beberapa menit saat dua kali gangguan tersebut. "Tidak ada bahaya langsung bagi kru. Para kru benar-benar tidak merasakan gerakan apapun," kata Manager Program stasiun ruang angkasa NASA, Joel Montalbano,

Beruntung tim penerbangan darat dapat mengembalikan posisi ISS. Yakni dengan mengaktifkan pendorong pada modul lain dari platform yang mengorbit.

Namun pekerjaan itu bukan hal yang mudah seperti yang dilaporkan RIA mengutip seorang spesialis NASA di Johnson Space Center Houston, Texas.

Ahli tersebut menggambarkan perjuangan tersebut sebagai 'tarik tambang' antara dua modul.

Namun akibat kerusakan tersebut, NASA harus menunda rencana peluncuran kapsul CST-100 Starliner Boeing. Penundaan kegiatan itu setidaknya hingga 3 Agustus mendatang.

Peluncuran tersebut merupakan penerbangan uji tanpa awak. Starliner harusnya meluncur hari ini menumpang roket Atlas V dari Kennedy Space Center di Florida.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading