Pengakuan Bos NASA Soal Planet Layak Huni Pengganti Bumi

Tech - roy, CNBC Indonesia
07 July 2021 12:50
People watch on a video screen as the spaceship InSight, NASA's first robotic lander dedicated to studying the deep interior of Mars, lands on the planet's surface after a six-month journey, in Times Square in New York City, U.S., November 26, 2018. REUTERS/Brendan McDermid

Jakarta, CNBC Indonesia - Kepala NASA (Badan Antariksa Amerika Serikat) Bill Nelson tidak berpikir manusia "sendirian" di alam semesta ini dan akan ada potensi planet yang memiliki kondisi seperti Bumi. Ia menggungkapkan NASA secara aktif mencari tanda-tanda itu.

"Jika kamu memiliki alam semesta berusia 13,5 miliar tahun, apakah ada peluang untuk Matahari lain atau planet lain yang memiliki atmosfer seperti kita? Saya akan mengatakan ya, jadi saya pikir kita akan mendapatkan beberapa indikasi bahwa ada kehidupan cerdas di luar sana," ujar Bill Nelson.

Bill Nelson mengatakan NASA telah terlibat dalam pencarian kehidupan cerdas (intelligence life) selama bertahun-tahun, dan mencatat bahwa badan itu mencari kehidupan di planet-planet di tata surya kita dan di tempat lain untuk menemukan Matahari lain yang memiliki planet dengan atmosfer layak huni.


Mantan Senator Florida menambahkan bagian dari pencarian ini termasuk mempelajari lebih banyak tentang Mars. Helikopter eksperimental NASA, Ingenuity, melakukan penerbangan kesembilannya di Mars pada hari awal pekan ini.

Ingenuity terbang selama hampir 3 menit, melaju secepat 5 meter (lebih dari 16 kaki) per detik, menurut tweet dari Laboratorium Propulsi Jet NASA di California.

"Kali ini, Ingenuity menjelajahi wilayah yang sangat berpasir untuk menentukan apakah penjelajah itu pergi ke sana dan mungkin terjebak di pasir, jadi Ingenuity melakukan hal-hal luar biasa," kata Bill Nelson.

NASA menggambarkan penerbangan terbaru Ingenuity sebagai "penerbangan paling menegangkan sejak Penerbangan 1."


[Gambas:Video CNBC]

(roy/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading