Terungkap! Ini Alasan Kenapa Pinjol Ilegal Susah Diberantas

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
21 June 2021 17:20
INFOGRAFIS, Jangan Coba-Coba! 3 Risiko Besar Menanti Jika Tak Bayar Pinjaman Online

Jakarta, CNBC Indonesia - Meski banyak pemblokiran terhadap pinjaman online (pinjol) ilegal, namun platform tersebut selalu muncul lagi dan lagi. Hal ini juga diakui oleh Ketua Satgas Waspada Investasi atau SWI, Tongam L Tobing.

Dia mengatakan pihaknya melakukan patroli harian secara siber dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Kedua lembaga ini akan melakukan pemblokiran sebelum bisa diakses oleh masyarakat.

Namun menurutnya setelah diblokir, para pinjol ilegal seringkali akan hidup kembali dengan membuat platform baru.


"Namun apakah berhenti? Kita blokir hari ini, besok pagi dia bikin baru," kata Tongam dalam Webinar Mencari Solusi Penanganan Pinjaman Online Ilegal, dikutip dari kanal Youtube Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Senin (21/6/2021).

Tongam meminta untuk harus mencari solusi dari keberadaan pinjol ilegal ini. Sebab sangat sulit dari pihaknya untuk melakukan pemberantasan dari sisi pelaku.

Sementara itu, dia menyebutkan terdapat dua klasifikasi kelompok masyarakat dalam masalah pinjol ilegal.

Pertama, mereka yang tidak mengetahui bahwa itu pinjol ilegal dan kedua, masyarakat yang sudah tahu platform itu ilegal namun karena ada kebutuhan mendesak tetap menggunakan pinjol ilegal itu.

"Dasar utamanya kenapa masyarakat pinjam? Sekarang yang disalahkan pinjol," kata Tongam.

Dia menjelaskan sebenarnya pinjol bisa membantu masyarakat. Ini terlihat dengan banyaknya platform yang terdaftar yakni mencapai 125 pinjol legal alias terdaftar di OJK hingga saat ini.

Selain itu nasabah yang tercatat mencapai 60 juta rekening, serta jumlah kumulatifnya mencapai Rp 190 triliun.

"Dari data itu bisa kita lihat pinjol membantu masyarakat, sebagai alternatif. Menjadi menyengsarakan kalau masuk ke pinjol ilegal," ungkapnya.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading