Bukan Cuma Bitcoin & Ethereum, Ini Aset Kripto yang Diburu

Tech - Ellen Gracia, CNBC Indonesia
19 June 2021 17:00
Ilustrasi Doge (Photo by Executium on Unsplash)

Jakarta, CNBC Indonesia - Aset digital crypyocurrency alias kripto banyak dilirik masyarakat, sebagai alternatif instrumen investasi belakangan ini. Di antara ribuan aset kripto di dunia, dua primadonanya adalah Bitcoin dan Ethereum.

Bitcoin hadir sejak 2008 dan menjadi salah satu raksasa di cryptocurrency. Sejauh ini dengan kapitalisasi jumbo, nilai koin tertinggi dan jaringan pengguna terbanyak.

Lalu diikuti dengan Ethereum, mata uangnya sendiri disebut Eter dan dijalankan dalam aplikasi yang berjalan di atas platform Ethereum.


Ethereum yang didirikan tahun 2015, menjadi pemimpin dalam platform smart contract. Versi Ethereum terbaru juga akan hadir, termasuk Ethereum 2.0, 99,95% lebih ramah lingkungan daripada model sekarang.

Namun, selain Bitcoin dan Ethereum sebenarnya masih ada lagi aset kripto lain yang juga ramai diminati investor.

Berikut Daftarnya dikutip Toms Guide, Jumat (18/6/2021).

Tether (USDT)

Tether dikatakan sebagai koin stabil sebab kripto ini dipatok ke mata uang tradisional. Dalam hal ini adalah dolar Amerika Serikat.

Kapitalisasi pasar Tether sekitar US$62,5 miliar. Sementara nilainya berkisar US$1.

Tether dirilis pada 2015 dan beroperasi di atas platform Ethereum. Tether jadi alternatif yang lebih aman ketimbang USD Coin dengan alasan transparansi lebih besar.

Binance Coin (BNB)

Binance Coin dirilis pada 2017 lalu dan berasal dari pertukaran kripto terbesar dunia berdasarkan volume Binance. Kapitalisasi pasarnya US$54,6 miliar dan nilainya US$356.

Di bursa Binance, Binance Coin bisa digunakan untuk transaksi, berdagang dengan mata uang kripto lainnya dan membayar beberapa barang dan jasa lainnya.

Nilai kriptonya lambat laun menanjak sekitar US$60 perkoin, dan melonjak pada Februari 2021. Binance Coin juga pernah mencapai US$600, namun akhirnya juga mengalami penurunan dan sekarang berkisar di US$355.

Cardano (ADA)

Cardano didirikan tahun 2017 dan menjadi platform Blockchain pertama yang berkembang dari filosofi ilmiah dan pendekatan berbasis penelitian.

Tim pengembangan Cardano adalah sekelompok besar insinyur dan peneliti secara global.

Kapitalisasi pasar Cardano adalah US$47,9 miliar dan nilainya sekitar US$1,50.

Saat dirilis 4 tahun lalu, Cardano berada di kisaran US$0,10. Lalu melonjak lebih dari US$1 pada awal 2021 dan pernah mencapai US$2.

Dogecoin (DOGE)

Dogecoin memiliki kapitalisasi Pasar sebesar US$40,1 miliar dengan nilai US$0,308. Doge didirikan sebagai sindiran pada Bitcoin dan booming berkat popularitas kripto.

Dogecoin juga pelopor apa yang disebut sebagai memecoin, yang akhirnya terdapat koin serupa yaitu SafeMoon diluncurkan Maret 2021.

Ceo Tesla, Elon Musk dikatakan jadi penyebab penurunan nilai Doge di bawah US$0,45 setelah penampilannya di Saturday Night Live.

XRP (XRP)

XRP didirikan pada tahun 2012 oleh tiga orang pengembang dan menciptakan perusahaan swasta bernama Open Coin yang sekarang disebut Ripple Labs.

Ketenaran XRP adalah menjadi aset digital tercepat, pembayaran real-time di global dimanapun. Ini juga yang membuat sejumlah penyedia pembayaran menggunakan kripto tersebut untuk memperluas jangkauannya, menurunkan biaya valuta asing dan menyelesaikan pembayaran dengan lebih cepat.

Nilai kapitalisasi Pasar XRP adalah US$39,2 miliar dan nilainya saat ini US$0,84.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Crypto Lovers! Simak Ramalan Masa Depan Bitcoin Cs Nih...


(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading