Transaksi Kripto di RI Capai Rp370 T, Saham Bisa Lewat Nih!

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
17 June 2021 19:00
Ilustrasi Doge (Photo by Executium on Unsplash)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia menunjukkan lonjakan pesat di industri mata uang kripto. Transaksi uang kripto selama lima bulan pertama tahun 2021 saja menyentuh angka Rp370 Triliun.

Angka ini naik dari transaksi tahun 2020. Menteri Perdagangan, Muhammad Luthfi mengatakan tahun lalu hanya Rp65 triliun saja.

"5 bulan pertama tahun 2021 sudah tumbuh 5 kali lipat menjadi 370 triliun. Jadi ini dinamika yang mesti kita mau tidak mau mesti kita sadari dan mau tidak mau Kementerian Perdagangan juga melihat sebagai oportunity," kata Luthfi dalam acara Mengelola Demam Aset Kripto-Perlindungan Investor di Perdagangan Aset Kripto, dikutip dari kanal Youtube Harian Kompas, Kamis (17/6/2021).


Sementara itu pemain aset kripto juga naik jumlahnya. Luthfi mengatakan tahun 2020 terdapat 4 juta orang, sementara per Mei 2021 menjadi 6,5 juta orang atau naik lebih dari 50%.

Dia mengatakan aset kripto menjadi sangat penting sebab menjadi bagian dari hilirisasi ekonomi digital. Terutama untuk 5G, Internet of Things, Cloud of Computing, dan Artificial Intelligence adi bagian dari ekonomi digital.

"Aset kripto ini menjadi sangat penting karena aset kripto menjadi buah bagian hilirisasi ekonomi digital. Terutama ketika 5G, Internet of Things, Cloud Computing, Aartificial Intelligence menjadi bagian-bagian terpenting ekonomi digital," ungkap Luthfi.

Luthfi juga mengatakan aset kripto memiliki fitur penting. Terdapat empat fiturnya yakni transaksi, mining, investasi dan perdagangan.

Naik-turunnya nilai aset kripto juga disinggung Luthfi. Dia mengatakan orang Jepang tidak terganggu dengan fenomena tersebut karena mereka mengetahui dinamika pasar, aset yang diperdagangkan dan resiko.

"Ini adalah sebuah bagian dari pengertian. Jadi kalau terjadi apa-apa investasi mereka ini bagian dinamika investasi. Artinya bisa untung dan banyak yang merasa merugi," kata dia.

Menurut Luthfi, Kementerian Perdagangan harus mengatur aset kripto ini dengan baik. Dia menjanjikan akan menggunakan konsep policy sandbox.

"Dimana kita jalan dulu dan pada saat bersamaan kita akan perbaiki peraturan-peraturannya menjamin safety, kerahasiaan, transaksi," jelas Luthfi.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Prank Elon Musk, Investor Kakap Ini Rugi Rp 280 M di Bitcoin


(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading