Menkes: Sekolah Tatap Muka Maksimal 2 Jam per Hari

Tech - roy, CNBC Indonesia
07 June 2021 15:35
Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan tanggapan terkait keinginan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang ingin sekolah tatap muka dimulai pada Juli 2021.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sekolah tatap muka harus dijalankan dengan ekstra hati-hati.

Tatap muka yang dilakukan harus secara terbatas. Artinya, jumlah peserta sekolah tatap muka maksimal 25% dari total murid yang ada. Seminggu hanya boleh dilakukan dua kali saja dan waktunya maksimal 2 jam.


"Sekolah Tatap muka dilakukan secara terbatas. apa itu terbatas? Pertama hanya boleh maksimal 25% dari murid yang hadir. Tidak boleh lebih dari dua kali seminggu. Jadi seminggu hanya boleh dua kali dilakukan tatap muka. Setiap hari maksimal hanya dua jam," ujar Budi Gunadi Sadikin seperti dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (77/6/2021).

Budi Gunadi Sadikin menambahkan opsi untuk menghadirkan anak ke sekolah ditentukan sendiri oleh orang tua murid. Kementerian Kesehatan sendiri menargetkan semua guru akan divaksin sebelum sekolah tatap muka dimulai.

Sebelumnya dalam Rapat Kerja dengan Komisi X, Mendikbud Nadiem Makarim menginginkan agar sekolah tatap muka dilakukan pada Juli mendatang.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading