Pakai Vaksin Sinovac, Kehidupan Kota Ini Nyaris Normal Lagi

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
03 June 2021 13:15
Brasil akhirnya menyetujui penggunaan darurat vaksin corona China Sinovac Biotech Ltd. (AP/Carla Carniel)

Jakarta, CNBC Indonesia - Salah satu kota di Brazil mulai terlihat normal usai dilaksanakan program vaksin Covid-19 dengan vaksin Sinovac. Kota itu bernama Serrana. Sejauh ini hanya ada satu pasien Covid-19 berada dalam kondisi kritis di klinik Dr. Geraldo Cesar Reis.

Kota itu memiliki jumlah penduduk 46 ribu jiwa yang terletak di negara bagian Sao Paulo. Para dokter yang menangani Covid-19 di Serrana melihat beban mereka telah menguap. Sekarang mereka bisa membantu rekannya menangani pasein penyakit lain dan mulai bisa makan siang di rumah.

Kehidupan juga mulai kembali, tetangga sudah bisa saling mengobrol dan keluarga mengadakan acara barbekyu di akhir pekan. Penduduk luar kota yang sebelumnya tidak punya alasan untuk ke Serrana, bisa datang untuk potong rambut dan jalan-jalan ke restoran.


"Beberapa minggu lalu, orang tidak mengantre di sini, tidak akan dine-in restoran dan saya tidak akan membiarkan mereka menggunakan kamar mandi. sekarang sudah kembali [seperti sedia kala]," kata Rogerio Silva, seorang staf di toko minuman dan makanan ringan, seperti dikutip dari AP, Kamis (3/6/2021).

Sinovac juga baru saja mengantongi izin penggunaan darurat bagi orang berusia 18 tahun ke atas dari WHO. Menjadikan Sinovac perusahaan kedua China yang diberikan izin yang sama.

Eksperimen yang dikenal sebagai Project S berlangsung empat bulan dan diujikan suntikan vaksin Sinovac dalam kondisi nyata. Hasil awal diumumkan pada Senin lalu.

Hasilnya menunjukkan pandemi bisa dikendalikan jika tiga perempat populasi divaksinasi. Hal ini diungkapkan Ricardo Palacios, direktur di Institut Butantan negara bagian Sao Paulo dan koordinator penelitian.

"Hasil terpenting adalah pemahaman kita bisa mengendalikan pandemi bahkan tanpa memvaksinasi keseluruhan populasi," kata dia.

Ini jelas menjadi harapan bagi ratusan juta orang, terutama negara berkembang. Misalnya Indonesia, Mesir, Pakistan dan Zimbabwe yang bergantung pada vaksin Sinovac tersebut karena lebih murah dibandingkan Pfizer dan Moderna.

Di Serrana, berkat vaksin resiko kematian karena Covid-19 menurun 95% dan rawat inap turun sebesar 86%. Sementara kasus bergejala sebesar 80%. Proyek tersebut menunjukkan tidak perlu ada lagi keraguan akan vaksin.

"Ini menunjukkan adanya perlindungan dan bahwa vaksin itu efektif. Tidak diragukan lagi," kata pendiri regulator kesehatan Brazil dan profesor sekolah kedokteran, Gonzalo Vecina.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading