'BPOM' Inggris Restui Vaksin Pfizer untuk Usia 12-15 Tahun

Tech - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
04 June 2021 20:16
The Pfizer Global Supply Kalamazoo manufacturing plant is shown in Portage, Mich., Friday, Dec. 11, 2020. The U.S. gave the final go-ahead Friday to the nation’s first COVID-19 vaccine, marking what could be the beginning of the end of an outbreak that has killed nearly 300,000 Americans. (AP Photo/Paul Sancya)

Jakarta, CNBC Indonesia - Regulator Inggris, pada Jumat (4/6/2021), akhirnya memberikan persetujuan penggunaan vaksin Covid-19 buatan Pfizer/BioNTech terhadap golongan usia 12 hingga 15 tahun.

Mengutip surat kabar The National, Badan Pengawas Obat dan Produk Kesehatan (MHRA) menyebut bahwa keputusan tersebut mengikuti "tinjauan ketat" keamanan dan efektivitas dalam kelompok usia itu.

Lebih lanjut, disebutkan bahwa uji klinis yang mereka lakukan telah melibatkan sekitar 2 ribu sukarelawan di rentang usia tersebut.



"Kami telah meninjau dengan cermat data uji klinis pada anak-anak berusia 12 hingga 15 tahun dan telah menyimpulkan bahwa vaksin Pfizer/BioNTech Covid-19 aman dan efektif pada kelompok usia ini dan bahwa manfaat vaksin ini lebih besar daripada risiko apa pun," kata June Raine selaku Ketua Pelaksana MHRA.

MHRA menyatakan sekarang langkah selanjutnya akan diserahkan kepada Komite Bersama untuk Vaksinasi dan Imunisasi (JCVI) untuk diambil keputusan. Keputusan itu sekaligus menjawab pertanyaan apakah otoritas akan memasukan dan menyuntik kelompok usia ini sebagai bagian dari vaksinasi di Inggris.

Anak-anak berusia 12-15 tahun sudah menerima suntikan Pfizer di Amerika Serikat (AS). Sementara Prancis dan Jerman berencana untuk mulai menawarkannya kepada kelompok usia tersebut bulan ini.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Pfizer 'Ramal' Dapat Cuan Rp 210 T dari 'Jualan' Vaksin Covid


(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading