Malaysia Restui Vaksin AstraZeneca 'Made in Thailand'

Tech - Tommy Sorongan, CNBC Indonesia
04 June 2021 14:40
A nurse assistant prepares a dose of the Oxford-AstraZeneca vaccine for COVID-19 during a priority vaccination program for health workers at a community medical center in Sao Paulo, Brazil, Wednesday, Feb. 3, 2021. (AP Photo/Andre Penner)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Malaysia pada Jumat (4/6/2021) memberikan izin penggunaan darurat bagi vaksin Covid-19 AstraZeneca yang diproduksi oleh Siam Bioscience di Thailand.

Mengutip Channel News Asia, Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan, Noor Hisham Abdullah, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pasokan vaksin AstraZeneca buatan Thailand ini diharapkan dapat mempercepat program vaksinasi nasional Malaysia.

"Dalam fase pertama akan dikirimkan 610 ribu dosis dari Thailand pada bulan ini, diikuti oleh 410 ribu dosis pada Juli dan 1,2 juta dosis antara Agustus dan September," ujarnya.


Sebelumnya Malaysia sendiri telah memberikan persetujuan penggunaan vaksin AstraZeneca, namun tidak segera menggunakannya secara luas karena laporan pembekuan darah di otak pasca suntikan vaksin itu.

Sementara itu hingga saat ini Malaysia masih dalam kondisi penguncian (lockdown) nasional hingga 14 Juni mendatang. Penguncian itu dilakukan setelah kasus harian infeksi Covid-19 sempat menembus angka 9 ribu kasus perhari.

Dalam penguncian ini, hanya 17 sektor ekonomi yang diizinkan untuk beroperasi. Sektor tersebut mulai dari sektor kebutuhan esensial seperti pangan, perkebunan, konstruksi, dan manufaktur elektronik. Tentunya operasi 17 sektor tersebut harus mengindahkan SOP Covid-19 yang dibuat pemerintah.

Hingga hari ini, Malaysia telah mencatatkan 595 ribu kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sejak pandemi melanda. Dari angka itu, 3.096 kasus berujung pada kematian.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading