Harga Bitcoin Jeblok ke Bawah US$ 37.000, Terendah 3 Bulan

Tech - NPB, CNBC Indonesia
19 May 2021 19:29
Bitcoin

Jakarta, CNBC Indonesia - Penurunan harga Bitcoin masih terus berlanjut. Bahkan harganya jatuh ke bawah US$ 37.000 per koin, dan menjadi harga terendah dalam 3 bulan terakhir.

Mengutip CoinDesk, Rabu (19/5/2021), harga terendah Bitcoin menyentuh US$ 36.219 per koin. Sementara harga tertinggi dalam 24 jam terakhir mencapai US$ 45.708 per koin. Artinya, Investor sudah mencatatkan kerugian US$ 9.500 per koin, kalau dikonversi ke rupiah lebih dari Rp 133 miliar per koin.

Selama sepekan ini, sentimen negatif sedang menyelimuti Bitcoin. Pertama dari Elon Musk yang mengumumkan akan menghentikan sementara pembelian mobil listrik Tesla pakai Bitcoin.


Alasannya, penambangan Bitcoin telah membuat penggunaan bahan bakar fosil yang merusak lingkungan meningkat. NamunĀ Elon memastikan Tesla tak menjual Bitcoin yang dimilikinya.

Hari ini, China telah melarang lembaga keuangan seperti bank dan asuransi dan fintech pembayaran untuk menyediakan layanan transaksi uang kripto. China juga mengingatkan investor agar tidak memperdagangkan uang kripto spekulatif.

"Baru-baru ini, harga uang kripto telah meroket dan anjlok, dan perdagangan spekulatif uang kripto telah pulih, secara serius melanggar keamanan dan mengganggu tatanan ekonomi dan keuangan normal," kata tiga lembaga itu seperti dikutip dari CNBC International, Rabu (19/5/2021).

Institusi tidak boleh menyediakan layanan simpanan, trust atau penjaminan cryptocurrency, atau mengeluarkan produk keuangan yang terkait dengan cryptocurrency.

Langkah tersebut bukanlah langkah pertama Beijing melawan mata uang digital. Pada 2017, China menutup bursa uang kripto lokal, yang menyumbang 90% dari perdagangan bitcoin global.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading