Lama "Hilang", Jack Ma Mendadak Muncul di Kantor Alibaba

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
11 May 2021 10:55
FILE - In this May 15, 2019, file photo, founder of Alibaba group Jack Ma arrives for the Tech for Good summit in Paris. (AP Photo/Thibault Camus, File)

Jakarta, CNBC Indonesia - Jack Ma kembali terlihat di muka publik. Kali ini pendiri Alibaba itu terlihat di kampus Hangzhou, kantor pusat Alibaba pada Senin (10/5/2021) saat acara tahunan perusahaannya Ali Day.

Jack Ma terlihat di tempat bus antar jemput kampus terbuka. Dia datang didampingi bersama sejumlah eksekutif, berdasarkan foto yang diambil oleh seorang karyawan dalam acara tersebut, dikutip dari Reuters, Selasa (11/5/2021).

Pria 56 tahun itu terlihat menggunakan kaus biru, celana panjang berwarna putih dan sepasang sepatu kain bergaya China. "Sangat menyenangkan melihat Jack," kata karyawan itu yang enggan menyebutkan namanya.


"Sayang sekali tidak ada kesempatan meminta foto bersamanya," tambahnya.

Keberadaan pendiri Alibaba cukup jarang terlihat setelah digosipkan menghilang sejak Oktober tahun lalu. Keberadaannya di Ali Day menjadi kali kedua dia tampil di hadapan publik.

Sebelumnya dia hadir melalui video berbicara dalam sebuah acara mengenai guru pada Januari lalu. Namun setelah itu belum muncul lagi di depan umum.

Jack Ma memang cukup kontroversial dengan rangkaian peristiwa yang menimpanya sejak tahun lalu. Pemerintah China seakan mencari celah untuk menjatuhkan dirinya dan kerajaan bisnisnya di China.

Dimulai pada Oktober saat menyampaikan pidato kritiknya untuk pemerintah China. Setelah itu, perusahaan Ant Group juga harus gagal IPO tak lama setelahnya.

Jack Ma juga kemudian menghilang dari pantauan publik selama tiga bulan dalam periode tersebut.

Otoritas China kemudian kembali menyasar perusahaan-perusahaan yang berafiliasi dengan Jack Ma. Bulan lalu otoritas setempat juga melakukan restrukturisasi Besar-besaran pada Ant Gorup.

Alibaba juga baru saja dikenakan denda dengan tudingan antitrust. Pemerintah menjatuhi denda sebesar 18,2 miliar yuan setelah penyelidikan menemukan perusahaan menyalahgunakan dominasi pasar.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Potret Jack Ma Sebelum Dikabarkan Menghilang 'Ditelan Bumi'


(roy/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading