Internasional

FDA AS: Vaksin Corona Pfizer Bisa Disuntik ke Anak-anak

Tech - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
11 May 2021 08:10
A vial of the Pfizer-BioNTech vaccine for COVID-19 sits on a table at Hartford Hospital, Monday, Dec. 14, 2020, in Hartford, Conn. (AP Photo/Jessica Hill)

Jakarta, CNBC Indonesia - Regulator Obat-obatan Amerika Serikat (AS) menyatakan bahwa vaksin Covid-19 Pfizer/BioNTech dapat digunakan pada anak-anak berusia 12 hingga 15 tahun.

Dikutip Channel News Asia (CNA), Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mengatakan sedang mengamandemen izin penggunaan darurat (EUA) untuk memasukkan jutaan anak berusia 12 hingga 15 tahun.


"Tindakan hari ini memungkinkan populasi yang lebih muda terlindungi dari Covid-19, membawa kita lebih dekat untuk kembali ke hidup normal dan mengakhiri pandemi," kata Penjabat Komisaris FDA Dr Janet Woodcock dalam sebuah pernyataan, Senin (10/5/2021).

"Orang tua dan wali dapat yakin bahwa agensi melakukan peninjauan yang cermat dan menyeluruh terhadap semua data yang tersedia, seperti yang kami miliki dengan semua otorisasi penggunaan darurat vaksin Covid-19 kami."

Ini adalah vaksin Covid-19 pertama yang disahkan di AS untuk kelompok usia ini. Hal ini tentu dianggap sebagai langkah penting untuk mengembalikan anak-anak ke sekolah.

Sementara itu Dr William Gruber, ilmuwan vaksin terkemuka di Pfizer, mengatakan EUA akan membantu AS mencapai kekebalan lebih lanjut dan melindungi kelompok usia yang belum sepenuhnya terhindar dari penyakit parah.

"Saya mendengar dari dokter anak dan orang-orang di masyarakat, betapa beruntungnya hal ini bagi populasi remaja yang telah dibatasi dalam hal kegiatan olahraga, klub drama, dan hal-hal lain yang secara alami kami ingin mereka ikut terlibat, "kata Gruber.

Kebanyakan anak dengan Covid-19 hanya mengalami gejala ringan atau tidak menunjukkan gejala sama sekali. Namun, bukan berarti tidak ada resiko menjadi sakit parah. Selain itu mereka masih bisa menyebarkan virus.

Pfizer/BioNTech sendiri diketahui sudah meminta hal ini pada awal April lalu. Hal ini didasari pada hasil uji vaksin internal mereka yang menyebut bahwa vaksin tersebut menghasilkan respons antibodi yang kuat dan aman.

Vaksin dilaporkan efektif pada usia 12 hingga 15 tahun dalam uji klinis. Bahkan vaksin mereka diklaim menghasilkan kemanjuran 100% dalam mencegah penyakit parah di rentang usia ini.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading