Covid India Masuk RI, Ini Langkah Kemenkes Cegah Penularan

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
07 May 2021 13:17
Siti Nadia saat memberikan keterangan pers. (Dok: Tangkapan layar YouTube Setpres)

Jakarta, CNBC Indonesia - Varian baru Covid-19 dari India atau B.1.617 diketahui sudah masuk ke Indonesia. Sejumlah pencegahan dilakukan untuk mencegah penularan varian baru itu.

"Yang pertama adalah tentunya membatasi kemungkinan masuknya varian atau mutasi virus yang baru ini," kata Direktur Pencegahan dan Penyakit tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan, Siti Nadia dalam program Profit CNBC Indonesia, Jumat (7/6/2021).

Dia menjelaskan pembatasan itu dengan memperkuat pintu-pintu masuk negara. Hal ini dilakukan baik melalui udara atau laut.


Selain itu juga yang melalui perbatasan dengan negara lain. Warga Negara Asing yang masuk ke Indonesia juga memiliki sejumlah syarat saat memasuki wilayah Indonesia.

Mereka diharuskan masuk karantina dulu selama lima hari dan melakukan tes PCR sebanyak dua kali.

Sementara itu untuk India, menutup pemberian visa pada warga negara India dan asing yang pernah punya riwayat pekerjaan serta tinggal selama 14 hari di negeri Bollywood itu.

Bagi TNI yang baru pulang dari India masih dapat masuk ke tanah air. Namun harus menjalankan karantina terlebih dulu.

"TNI yang pulang dari India masih diperbolehkan masuk tapi mengalami karantina selama 14 jari. Kita tahu bahwa penularan tinggi dan varian B1617 asal India ini," kata Siti Nadia.

Dia mengakui pembatasan varian baru, bukan hanya dari India namun yang pernah ada di Inggris dan Afrika Selatan bukan sesuatu yang mudah. Masyarakat tetap diingatkan untuk menjalankan protokol kesehatan, sejalan dengan penguatan testing dan pelacakan kasus yang dilakukan.

"Kalau nanti pelacakan kasusnya ada segera untuk ditangani dan isolasi dini. Sehingga semakin dikit kasus kontak yang terjadi di kasus positif covid-19," ungkapnya.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading