Soal Multipleksing Siaran Digital, Ini Sikap Transmedia

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
30 April 2021 17:35
Rapat Anggota Tahunan Periode 2019 Koperasi Konsumen Transmedia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah stasiun televisi swasta mengajukan sanggahan terhadap hasil seleksi penyelenggaraan multipleksing siaran televisi digital terestrial di 22 Wilayah yang diumumkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Seperti apa sikap Transmedia?

Direktur Operasional Transmedia Latief Harnoko mengungkapkan mengatakan dalam lelang tersebut Transmedia mendapatkan 9 wilayah. Terdiri dari Trans TV wilayah dan Trans7.

"Saya rasa ini merupakan mekanisme normal yang ditempuh Transmedia ketika mengikuti lelang. Untuk persoalan tanggapan pemerintah dengan penolakan hasil atas sanggahan tersebut, saya rasa bukan merupakan urusan kita, sepenuhnya kita kembalikan ke pemerintah karena kita yakin pemerintah sudah mempunyai solusi terbaik," jelas Letief Harnoko kepada CNBC Indonesia, Jumat (30/4/2021).


Latief Harnoko menambahkan atas keputusan Kominfo memenangkan Transmedia di 9 wilayah, pihaknya akan tetap semangat untuk tetap membangun infrastruktur untuk mengejar deadline on-air sesuai komitmen perusahaan dan sisanya diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah.

"Transmedia merupakan group yang konsisten dalam mendukung migrasi ke digital sejak tahun 2009, karena peralihan digital ini merupakan sebuah keniscayaan yang tidak kita hindari," terangnya.

Terkait keputusan pemerintah yang membuka mux daerah yang dilelang dengan jumlah terbatas, Latief Harnoko menjelaskan untuk memberikan layanan yang prima sesuai dengan tag-line pemerintah yaitu bersih, jernih dan canggih kesedian mux yang dilelang masih kurang.

"Saya yakin pemerintah akan lebih memahaminya. Sehingga menurut kami pemerintah perlu menambah jumlah mux per wilayah layanan di 22 provinsi," ungkapnya.

Tawaran Solusi dari Transmedia ke Pemerintah
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading