Ponsel Blackberry "Bangkit dari Kubur", Pakai Teknologi 5G

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
17 April 2021 04:30
FILE PHOTO: A Blackberry smartphone is displayed in this August 12, 2010 illustration photo. REUTERS/Bobby Yip/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Kebangkitan ponsel baru Blackberry semakin di depan mata. Perangkat itu dikabarkan akan menyasar pasar flagship dan mendukung jaringan 5G.

Dikabarkan jika ponsel itu akan hadir pada Mei mendatang. Hal ini diungkapkan oleh CEO Onward Mobility, Peter Franklin yang merujuk akan ada produk baru dirilis bulan depan.

Sejak tahun lalu Onward Mobility sebagai pemilik brand Blackberry memang sudah mengumumkan akan menghadirkan ponsel baru. Saat itu perusahaan menyebutkan peluncuran pada paruh pertama 2021.


Ponsel akan hadir pertama kali di pasar Amerika Utara dan Eropa. Menyusul beberapa waktu kemudian akan dijual untuk pasar Asia, dikutip Tech Radar, Sabtu (17/4/2021).

Peter masih belum mengumumkan harga ponsel Blackberry nantinya. Namun dia mengatakan produknya akan jadi perangkat flagship global.

Sebagai informasi saja, ponsel flagship Blackberry terakhir, Key 2 dijual dengan harga US$649 atau sekitar Rp9,4 jutaan.

Ponsel akan mendukung jaringan 5G serta berjalan di atas sistem operasi Android. Namun belum ada informasi apakah akan menggunakan Android 11 nantinya.

Dari sisi kamera, Onward Mobility menjanjikan akan menghadirkan yang terbaik. Namun memang masih harus menunggu perilisan ponsel untuk mengecek kebenaran klaim tersebut.

Selain itu juga ponsel dibuat dengan pedoman ketat memastikan integritas komponen, perangkat serta rantai pasokan.

"Lebih dari setengah populasi global memiliki smartphonenya sendiri, jadi pasarnya sangat besar. Apa yang hilang, bagaimanapun adalah smartphone yang aman dan berpusat untuk produktivitas agar memenuhi kebutuhan pengguna perusahaan, pemerintah dan konsumen yang menyadari soal keamanan. Itu gap yang ingin kami isi," jelas Peters.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading