Sempat Was-was Soal Safety, Thailand Pakai Vaksin AstraZeneca

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
15 March 2021 17:47
Vaksin AstraZeneca. (AP/Christophe Ena)

Jakarta, CNBC Indonesia - Thailand akan mulai menggunakan vaksin AstraZeneca untuk melawan Covid-19 pada Selasa (16/3/2021) setelah pekan lalu sempat menunda pemakaian vaksin ini karena khawatir adanya masalah keamanan.

Hal ini diumumkan oleh Direktur Juru Bicara Kantor pemerintahan Natreeya Thaweewong dalam grup percakapan wartawan pada Senin (15/3/2021), seperti dilansir CNBC Indonesia dari Reuters, Senin (15/3/2021).

Pada Jumat 12/3/2021), Piyasakol Sakolsatayadorn, penasihat komite vaksin Covid-19 Thailand mengumumkan penundaan penggunaan vaksin AstraZeneca karena adanya laporan pembekuaan dari. Pada hari itu harusnya vaksin ini akan disuntukkan kepada perdana menteri dan beberapa anggota kabinet.


Meski kualitas AstraZeneca bagus, beberapa negara meminta penundaan," kata Piyasakol Sakolsatayadorn, penasihat komite vaksin Covid-19 Thailand, dalam konferensi pers, sebagaimana dikutip dari AFP.

"Kami akan menunda (peluncuran vaksin juga)," lanjutnya.

Namun, pejabat kementerian kesehatan masyarakat Thailand mengatakan bahwa kumpulan vaksin AstraZeneca berbeda dengan yang didistribusikan di Eropa, menambahkan bahwa masalah pembekuan darah belum umum terdeteksi di antara orang Asia.

Batch pertama dari 117.300 dosis vaksin AstraZeneca tiba di Thailand pada 24 Februari, bersama dengan 200.000 dosis vaksin CoronaVac dari China milik Sinovac Biotech.

AstaZeneca telah membantah vaksin buatannya meningkatkan risiko pembekuan darah. Menurut mereka tidak ada bukti vaksin itu menimbulkanrisiko emboli paru, trombosis vena dalam atau trombositopenia, dalam usia tertentu.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading