Menkes Budi: Sampai Juni 2021, RI Punya 90 Juta Vaksin Covid

Tech - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
08 March 2021 18:15
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin usai merima Vaksinasi COVID-19 Tahap Kedua di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 27 Januari 2021. (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, memperkirakan akan ada 80 juta-90 juta dosis vaksin yang disuntikkan di Indonesia hingga Juni 2021, atau sekitar 24% dari total kebutuhan.

"Tak bisa segera menyuntik karena keterbatasan vaksin. Hanya 80-90 juta dosis vaksin dari 462 juta dosis atau 24% yang akan diterima sampai Juni 2021," ujarnya dalam Konferensi Pers Perpanjangan PPKM Mikro, di Jakarta, Senin (8/3/2021).

Dia juga mengatakan, pemerintah akan menjaga laju vaksinasi dan tidak terburu-buru untuk mencapai 1 juta vaksinasi per hari. Sebab jika ini dilakukan, maka ketersediaan vaksin akan segera habis.


"Harus dijaga. Narasi ke publik dijelaskan dengan baik. Kalau vaksin habis masyarakat menunggu, nanti resah," katanya.

Menurutnya, 75-76% sekitar hampir 300 juta dosis vaksin akan datang pada paruh kedua 2021. Jika dosis vaksin ini sudah diterima, maka penyuntikan yang dilakukan akan naik tinggi sekali.

"Saat semester dua itu harus naik 1 juta per hari atau bahkan 1,5 juta per hari," katanya lagi.

Dia bersyukur, Indonesia menjadi salah satu negara yang bisa memperoleh dosis vaksin. Dia meminta kepada pihak terkait untuk bersama membantu vaksinasi ini.

"Memang rebutan vaksin terjadi di seluruh negara. Saya ucapkan syukur, rakyat Indonesia bisa dapatkan akses vaksin dengan jumlah cukup," tuturnya.

"Tenaga kesehatan, swasta kemudian civil society bersama, karena semester dua ratusan juta vaksin yang harus disuntikkan sekitar 100 jutaan lebih. Butuh intensitas tinggi," pungkasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading