Berencana Terbitkan Uang Digital, Ini yang BI Lakukan Kini!

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
01 March 2021 18:13
Gedung BI

Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengumumkan pihaknya akan menerbitkan uang digital sendiri atau Central Bank Digital Currency (CBDC). Hal ini untuk mendukung ekonomi digital di dalam negeri.

Lantas sejauh mana pengembangan uang digital atau rupiah digital yang dilakukan BI?

"BI saat ini masih terus mengkaji dan melakukan asesmen guna melihat potensi Central Bank Digital Currency (CBDC) dengan perekonomian Indonesia yang dapat berimplikasi pada perbedaan desain atau arsitektur yang akan dipilih serta memitigasi risiko yang ada seperti halnya Bitcoin," ujar BI melalui Twitter, Senin (1/3/2021).


CBDC merupakan adalah uang digital berbasis blockchain yang diterbitkan oleh Bank Sentral. Mata uang ini adalah pengganti uang tunai (cash) yang beredar di pasar. Peredaran dan posokan uang digital ini dikendalikan langsung oleh bank sentral.

Bank IndonesiaFoto: Twitter Bank Indonesia

Tujuan dari uang digital bank sentral untuk membuat transaksi pembayaran semakin efisien dan semakin cepat. Contohnya transaksi uang digital dapat mempercepat settlement transaksi.

Berbeda dengan cryptocurrency seperti Bitcoin yang diperoleh dengan menambah (mining) dengan memecahkan kode matematika rumit menggunakan komputer. Bitcoin tidak dikontrol siapapun. Cuma jumlah Bitcoin yang beredar dibatasi 21 juta keping.

Saat ini belum ada negara yang menerbitkan uang digital sendiri. Dalam program ini China termasuk yang paling maju. People Bank of China (PBoC) telah melakukan uji coba Yuan digital di sejumlah kota dengan membelanjakannya di merchant-merchant pilihan dan e-commerce JD.com.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading