Jokowi Mau Dipercepat, Vaksin Made in RI Produksi Akhir Tahun

Tech - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
16 February 2021 09:40
Presiden Joko Widodo merima Vaksinasi COVID-19 Tahap Kedua di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 27 Januari 2021. (Dok: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan vaksin Covid-19 buatan dalam negeri yang diberi nama vaksin merah putih kemungkinan besar baru bisa diproduksi pada akhir 2021.

Berbicara saat memberikan pengarahan dalam rapat pimpinan TNI-Polri, Jokowi mengaku telah menginstruksikan jajarannya untuk mempercepat produksi vaksin merah putih.

"Saya juga memerintahkan untuk mempercepat produksi vaksin kita, vaksin merah putih. Tapi ini juga memerlukan waktu. Mungkin akhir tahun Insha Allah baru diproduksi," kata Jokowi, dikutip Selasa (16/2/2021).


Pemerintah, kata Jokowi, saat ini tengah berupaya memperoleh vaksin dari sejumlah negara. Meskipun saat ini kedatangan vaksin baru dari satu negara, pemerintah masih berupaya keras.

"[Vaksin] itu juga jadi rebutan 215 negara. Tidak mudah mendapatkan yang namanya vaksin sekarang ini," katanya.

Jokowi menegaskan target awal pemerintah dengan vaksinasi adalah mencapai kekebalan komunal (Herd Immunity). Setidaknya, pemerintah harus memvaksin 70% dari total populasi penduduk Indonesia.

"Sudah kita hitung, ada 182 juta orang yang harus divaksin. Artinya yang disuntik karena dua kali, 364 juta suntikan. Bukan angka yang kecil. Angka ini akan menghasilkan kekebalan komunal," tegasnya.

Jokowi meminta peran aktif TNI dan Polri untuk mengawal secara ketat distribusi pengamanan vaksin ke setiap penjuru daerah. Peran TNI dan Polri dibutuhkan, karena kedua instansi mampu bergerak cepat dalam situasi darurat.

"Saya perintahkan kepada seluruh jajaran TNI dan Polri untuk terus aktif mendisiplinkan protokol kesehatan, mendisiplinkan 3M, dan aktif mendukung 3T," tegasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading