Langka! Besok Malam Bulan Purnama Sejajar di Atas Ka'bah

Tech - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
28 January 2021 17:31
FILE - In this Aug. 13, 2019, file photo taken with a slow shutter speed, Muslim pilgrims circumambulate the Kaaba, the cubic building at the Grand Mosque, during the hajj pilgrimage in the Muslim holy city of Mecca, Saudi Arabia. Saudi Arabia on Thursday, Feb. 27, 2020, halted travel to the holiest sites in Islam over fears of the global outbreak of the new coronavirus just months ahead of the annual hajj pilgrimage, a move coming as the Mideast has over 220 confirmed cases of the illness. (AP Photo/Amr Nabil, File)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bulan purnama bakal sejajar tepat di atas situs suci umat muslim di kota Mekkah Arab Saudi, Ka'bah. Peristiwa langkah ini akan terjadi 28 Januari 2021 waktu Arab Saudi.

Kepala Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin mengungkapkan fenomena ini terjadi pada 29 Januari 2021 pukul 04.43 WIB bulan berada pada posisi kulminasi (di zenit, altitude 90 derajat) di atas Mekkah.

"Itu artinya, di mana saja kita melihat purnama saat itu berarti kita sedang menghadap ke arah kiblat/ka'bah di Mekkah," ujar Thomas Jamaludin, seperti dikutip CNBC Indonesia dari akun Instagram pribadinya, Kamis (28/1/2021).


Sebelumnya Al-Arabiya melaporkan ketika fenomena alam ini terjadi masyarakat yang tinggal d Mekkah akan dapat melihat dengan mata telanjang, bulan purnama yang muncul secara vertikal di atas Masjidil Haram.

Fenomena Bulan Purnama di atas Ka'bahFoto: Fenomena Bulan Purnama di atas Ka'bah (Doc Instagram Thomas DJamaluddin)

"Bulan akan terbit dengan matahari terbenam dari ufuk utara atau timur laut, dan terbenam di ufuk utara atau barat laut," kata Majed Abu Zahira, presiden Asosiasi Astronomi Jeddah.

"Yang berarti bahwa ia akan mensimulasikan jalur tinggi matahari musim panas setelah enam bulan melintasi langit malam, tetapi di utara Lingkaran Arktik, bulan tetap 24 jam di atas cakrawala, seperti matahari tengah malam di musim panas."

Ia menambahkan, bulan akan berada di ketinggian 89,57,46 derajat. Bulan akan terang sepenuhnya hingga 99,9% di jarak 381,125 kilometer (km) dari Bumi.

Fenomena langit dapat digunakan untuk mencari arah kiblat (arah menuju Ka'bah) untuk umat Muslim dunia beribadah, dengan cara yang sederhana di sejumlah wilayah dunia. Umat Islam yang berada di lokasi geografis yang jauh dari Masjidil Haram dapat mengandalkan arah bulan purnama.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading