Dag-Dig-Dug Putra Mahkota Samsung Menunggu Judgement Day

Tech - Tommy Sorongan, CNBC Indonesia
15 January 2021 11:49
Sidang Terakhir Pewaris Samsung

Jakarta, CNBC Indonesia - Pengadilan akan memutuskan nasib putra mahkota Samsung Jay Y. Lee pada Senin (18/1/2021) atas tuduhan menyuap mantan presiden Park Geun-hye untuk mengamankan langkahnya memimpin Samsung Group.

Melansir CNBC International, sebelumnya Lee sempat dijatuhi hukuman 5 tahun kurungan yang lalu atas kasus yang sama pada 2017. Namun ia menyangkal semua tuduhan dan mengajukan banding. Ia menang dalam banding itu dan bebas setelah satu tahun mendekam di penjara.

Namun Mahkamah Agung Korsel kemudian mengirim kasus itu kembali ke Pengadilan Tinggi Seoul, yang memutuskan akan menjatuhkan hukuman pada Senin mendatang. Sementara itu Jaksa Penuntut Umum sendiri telah mengajukan hukuman sembilan tahun penjara.


Hal ini telah membawa kejutan besar bagi warga negeri ginseng itu. Pasalnya meski konglomerat Korsel seperti Lee yang juga dikenal sebagai Chaebolitu telah melakukan banyak penyimpangan dan mengintervensi kekuasaan pemerintah, namun nyatanya konglomerasi besar Korsel seperti Samsung telah banyak menciptakan lapangan pekerjaan.

Hal ini dapat dilihat dari sentimen publik yang telah berbalik mendukung chaebol dan banyak warga yang ingin melihat Lee memimpin kerajaan bisnis Samsung dengan tegas saat menavigasi persaingan global yang semakin intensif dan tekanan untuk berinovasi.

Sebuah petisi yang ditandatangani oleh 57.440 anggota masyarakat dan diajukan ke kantor kepresidenan memuji Samsung sebagai "kebanggaan Korea Selatan" dan menyerukan Lee untuk tetap bebas dan menjalankan perusahaan yang membayar begitu banyak pajak dan menyediakan begitu banyak lapangan pekerjaan.

"Ketidakhadiran apapun (termasuk absennya Lee) dapat memengaruhi Samsung untuk mengambil kesepakatan besar untuk menjadi yang terdepan dalam persaingan di bidang yang coba dikembangkannya, mungkin membeli pesaing yang sedang berjuang dalam pembuatan kontarak chip, misalnya," kata Lee Jae-yun, seorang analis di Yuanta Securities Korea.

Ini bukan hal pertama yang menimpa keluarga pemilik Samsung. SebelumnyaAyah Lee, Lee Kun-hee, yang meninggal pada bulan Oktober, dihukum karena penyuapan pada tahun 1996 dan penggelapan pajak pada tahun 2008. Tetapi ia tidak pernah menjalani hukuman penjara dan akhirnya mendapatkan pengampunan presiden berupa keringanan hukuman yang biasanya ditunjukkan kepada para pemimpin bisnis.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading