Efikasi Cuma 50%, Presiden Brasil Serang Vaksin Sinovac China

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
14 January 2021 06:36
FILE - In this  July 17, 2020, file photo, Brazil's President Jair Bolsonaro who is infected with COVID-19, wears a protective face mask as he flashes thumbs-up at supporters during a Brazilian flag retreat ceremony outside his official residence Alvorada Palace, in Brasilia, Brazil. Bolsonaro announced his illness in July and used it to publicly extol hydroxychloroquine, the unproven malaria drug that he’d been promoting as a treatment for COVID-19 and was taking himself. (AP Photo/Eraldo Peres, File)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengatakan ia sudah benar mengkritik kredibilitas vaksin China yang dikembangkan Sinovac Biotech yang melaporkan efikasi (khasiat) yang mengecewakan dalam uji klinis lokal.

Hal ini disampaikannya kepada para pendukungnya di luar Kediamannya pada Rabu (13/1/2021). Ia mengatakan dirinya telah difitnah secara tidak adil karena mempertanyakan vaksin Sinovac.

"50% ini baguskah? Semua (kritik) yang saya dapatkan atas komentar saya, sekarang mereka melihat kebenaran. Empat bulan dicerca karena vaksin itu," ujarnya seperti dikutip dari Reuters, Kamis (14/1/2021).


Meski begitu, Jair Bolsonaro mengungkapkan dirinya tak memiliki peran dalam memberikan lampu hijau pada vaksin Sinovac karena hal itu kewenangan otoritas kesehatan Brasil Anvisa.

Pada hari Selasa (12/1/2021), para peneliti di negara bagian Sao Paulo mengumumkan efikasi vaksin Sinovac dalam uji klinis tahap akhir di Brasil 50,4% efektif mencegah infeksi Covid-19. Angka ini turun dari minggu lalu di mana efikasi Sinovac sebesar 78%.

Angka ini berarti vaksin Sinovac menurunkan risiko terinfeksi virus Covid-19 sebesar 50,4% dibanding dengan mereka yang tak divaksin. Angka ini setara dengan standar minimum World Health Organization (WHO) sebesar 50%.

Jair Bolsonaro sendiri merupakan salah satu pengkritik China. Dia telah berulang kali mengkritik vaksin Sinovac yang sedang diuji oleh Institute Butantan Sao Paulo, sebagai tidak dapat dipercaya.

Sebelumnya ia mengatakan pemerintah tidak akan membeli vaksin China namun kemudian mengalah karena meningkatnya kritik padanya soal peluncuran vaksin.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading