Presiden Brasil: Pandemi Covid-19 Mendekati Ujungnya

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
21 December 2020 18:25
Brazil's President Jair Bolsonaro shows a Niobium coin, which he received as a gift during the launch of the Mining and Development Program, at the headquarters of the Ministry of Mines and Energy, in Brasilia, Brazil, Monday, Sept. 28, 2020. (AP Photo/Eraldo Peres)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengkritik tindakan berbagai negara yang terburu-buru untuk mendapatkan vaksin Covid-19 demi mengakhiri pandemi. Menurutnya tindakan tersebut tidak bisa dibenarkan.

Jair Bolsonaro mengungkapkan pandemi akan segera berakhir. Namun ia tak menjelaskan apakah berakhirnya Covid-19 karena vaksin Covid-19 atau bukan.

"Pandemi benar-benar mendekati ujungnya, angka-angka telah menunjukkan hal ini, kami sedang menghadapi kenaikan [kasus dalam jumlah] kecil sekarang," ujar Jair Bolsonaro seperti dikutip dari Reuters, Senin (21/12/2020).


"Tapi terburu-buru untuk mendapatkan vaksin tidak dibenarkan karena Anda mempermainkan nyawa orang."

Jair Bolsonaro merupakan salah satu pemimpin dunia yang meremehkan Covid-19. Pada awal kasus ini merebak di Brasil, ia menyebutnya sebagai "flu ringan". Bahkan ketika Brasil menjadi salah satu negara dengan kasus terbanyak, ia tidak bergeming.

Jair Bolsonaro terkonfirmasi positif Covid-19 pada Juni 2020. Ia sembuh karena mengkonsumsi obat hydroxychloroquine. Namun ia tetap menolak untuk disuntik vaksin Covid-19.

Brasil sendiri menjanjikan vaksin Covid-19 gratis bagi warganya namun sifatnya sukarela tak diwajibkan. Saat ini Brasil sudah memesan vaksin Sinovac Biontech, AstraZeneca dan Pfizer/BioNTech.

Mengutip data Worldometer, Senin (21/12/2020), virus Covid-19 sudah menginfeksi 7,24 juta penduduk Brasil di mana 186 ribu penduduk meninggal, dan 6,25 juta sembuh. Brasil berada diperingkat ketiga negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak di dunia.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading