Dicari! Influencer & Selebriti Buat Kampanye Vaksinasi Covid

Tech - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
12 January 2021 12:13
Dokter memperagakan proses vaksinasi saat simulasi pemberian vaksin di Puskesmas Depok, Jawa Barat, Kamis (22/10). Pemerintah Kota Depok akan menggelar simulasi pemberian vaksin corona. Pemberian vaksin idealnya sebanyak 60 persen dari jumlah penduduk Kota Depok. Adapun yang hadir bukanlah warga sungguhan yang hendak divaksin. Hanya perwakilan dari Pemkot Depok saja. Terdapat sejumlah tahapan alur yang akan diterapkan Pemerintah Kota Depok dalam pemberian vaksin. Orang yang masuk dalam kriteria mendapat vaksin akan diundang untuk datang ke puskesmas. Nantinya mereka duduk di ruang tunggu dengan penerapan protokol kesehatan. Mereka kemudian menunggu giliran dipanggil petugas. Setelah itu masuk ke ruangan untuk disuntik vaksin. Orang yang telah divaksin akan diregistrasi petugas guna memantau perkembangannya secara berkala.  (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pengawas Makanan dan Obat (BPOM) telah menerbitkan izin penggunaan darurat vaksin Covid-19 yakni CoronaVac buatan Sinovac. Vaksinasi pun akan rencananya dimulai pada 13 Januari 2021.

Setelah penerbitan izin ini, Pemerintah pun mencari masyarakat yang bersedia untuk mengkampanyekan vaksin massal secara gratis ini. Terutama influencer serta selebriti yang sangat dipercaya oleh penggemarnya.

Hal ini tertulis dalam Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit nomor HK.02.02/4/4/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.


Dalam aturan ini dituliskan bahwa untuk mengkampanyekan terkait keamanan dan kemanjuran vaksin Covid-19, termasuk info registrasi, lokasi, waktu serta mekanisme pemberian vaksin, Pemerintah menggunakan berbagai saluran komunikasi. Diantaranya adalah influencer melalui media sosial, iklan layanan masyarakat serta televisi dan radio.

Selain itu, Pemerintah akan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat hingga selebritis untuk melakukan kampanye ini. Ini dilakukan sebelum hari H hingga +60 hari vaksinasi dimulai.

"Kegiatan launching tokoh politik nasional dengan melibatkan lintas sektor (kolaborasi dengan semua pihak, termasuk influencer, "duta vaksin", dll)," tulis aturan tersebut yang dikutip, Selasa (12/1/2021).

Tahapan Vaksinasi Covid-19 di Indonesia
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading