Tingkatkan Risiko Kematian, 5 Fakta Mutasi Corona Inggris

Tech - Yuni Astuti, CNBC Indonesia
25 December 2020 12:00
A view of part of Regent Street after Britian's Prime Ministr Boris Johnson introduced Tier 4 restrictions for London and the south east of the country, in London, Sunday, Dec. 20, 2020.  Millions of people in England have learned they must cancel their Christmas get-togethers and holiday shopping trips. British Prime Minister Boris Johnson said Saturday that holiday gatherings can’t go ahead and non-essential shops must close in London and much of southern England. Johnson imposed a new, higher level of coronavirus restrictions to curb sharply spreading infections in the capital and other areas.  (Stefan Rousseau/PA via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Inggris mengidentifikasi varian baru virus corona SARS-CoV-2, VUI 202012/01. Jenis ini dikatakan menyebar dengan lebih cepat.

Ilmuwan dan ahli penyakit menular masih melakukan investigasi. Namun sudah lebih dari 40 negara melakukan upaya pencegahan dengan memblokir akses masuk dari negeri kerajaan itu.

Lalu apa saja fakta soal varian baru ini. Berikut faktanya dirangkum CNBC Indonesia?


Menular 70% Lebih Cepat

Inggris mengatakan varian itu bisa sampai 70% lebih mudah ditularkan daripada jenis virus sebelumnya. Kepala unit penyakit dan zoonosis yang di WHO, Maria Van Kerkhove mengatakan bahwa pejabat Inggris memperkirakan mutasi tersebut telah menyebabkan kenaikan tingkat reproduksi virus dari 1,1 menjadi 1,5.

Itu berarti setiap orang yang terinfeksi varian tersebut diperkirakan dapat menginfeksi 1,5 orang lainnya. Namun Direktur Eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO Dr. Mike Ryan mengatakan belum jelas apakah peningkatan penyebaran di Inggris disebabkan oleh mutasi atau perilaku manusia.

"Kami telah melihat perkiraan peningkatan kecil dalam jumlah reproduksi oleh Inggris," katanya.

"Yang berarti virus menyebar lebih cepat, yang berarti lebih mudah menular atau menyebar lebih mudah di bulan-bulan yang lebih dingin. Ini juga bisa berarti orang-orang menjadi lalai dalam mengikuti protokol kesehatan masyarakat," imbuhnya.

"Masih harus dilihat seberapa banyak hal itu disebabkan oleh perubahan genetik spesifik pada varian baru. Saya mencurigai beberapa," katanya.

Halaman 2>>

Rentan Menular ke Anak
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3 4 5
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading