Ilmuwan Vaksin Corona Pfizer Bicara Soal Cara Akhiri Pandemi

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
13 November 2020 18:15
Dokter Uhur Sahin, screenshot youtube

Jakarta, CNBC Indonesia - BioNTech dan Pfizer baru saja merilis data awal uji klinis tahap akhir yang mengungkap vaksin Covid-19 buatnya memiliki efikasi hingga 90% untuk melawan Covid-19. Apakah vaksin ini bisa mengalahkan corona dari Bumi?

Dalam wawancara dengan sebuah surat kabar Inggris, Chief Executive BioNTech Ugur Sahin mengaku vaksin buatannya akan mampu mengakhiri pandemi Covid-19.

"Jika pertanyaannya adalah apakah kita dapat menghentikan pandemi dengan vaksin ini, maka jawabannya adalah: ya," ujarnya seperti dilaporkan Guardian dan dikutip CNBC Indonesia Jumat (13/11/2020).


Ugur Sahin mengungkapkan sebelum pengumuman data awal uji klinis vaksin pada awal pekan ini, sebenarnya ia tak yakin vaksin ini akan memicu reaksi yang cukup kuat dari sistem kekebalan manusia.

"Sekarang kami tahu bahwa vaksin ini dapat mengalahkan virus [Covid-19]. Vaksin ini menghalangi Covid-19 mendapat akses ke sel manusia, tetapi jika virus berhasil menemukan akses masuk, maka cell-T akan memusnahkannya," ungkapnya.

Ugur Sahin menambahkan pertanyaan penting soal kemanjuran vaksin akan terjawab dalam beberapa minggu dan bulan mendatang. Vaksin ini akan membutuhkan dua dosis dan diprediksi bisa menciptakan kekebalan selama satu tahun.

BioNTech merupakan perusahaan farmasi yang didirikan Ugur Sahin dan istrinya Oezlem Teruci pada 2008. Pada Januari 2020, BioNTech mulai membuat vaksin Covid-19.

Dengan cepat rencana mereka mendapat dukungan dari raksasa farmasi Pfizer dan Fosun dari China. Melalui sokongan dua raksasa farmasi di belakangnya, BioNTech dengan cepat melakukan uji terhadap vaksin Covid-19 eksperimental yang menggunakan bahan genetika mRNA.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Inggris Restui Vaksin Covid-19 Pfizer, Dijual Minggu Depan


(roy/dru)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading