Internasional

Update! Vaksin Moderna Aman, Sukses Pada Manula

Tech - sef, CNBC Indonesia
30 September 2020 06:42
A sign marks an entrance to a Moderna, Inc., building, Monday, May 18, 2020, in Cambridge, Mass. Moderna announced Monday, May 18, 2020, that an experimental vaccine against the coronavirus showed encouraging results in very early testing, triggering hoped-for immune responses in eight healthy, middle-aged volunteers.(AP Photo/Bill Sikes)

Jakarta, CNBC Indonesia - Hasil studi awal terbaru dirilis soal keamanan vaksin corona milik Moderna Inc. Dikatakan bahwa vaksin ini aman dan bisa digunakan pada manula, bahkan 71 tahun ke atas.

Studi tersebut dipublikasikan di New England Journal of Medicine. Ini merupakan kelanjutan dari uji coba keamanan Fase I Moderna, di usia 18-55 tahun.




Di mana vaksin diberikan 25 mikrogram dan 100 mikrogram pada 40 orang dewasa, berusia 56 hingga 70 serta 71 tahun dan lebih.

Pada manula berusia 71 tahun ke atas, mereka diberi suntikan dengan dosis 100 mikrogram dengan jarak 28 hari, dan hasilnya ada kekebalan yang muncul sama seperti yang terjadi pada manula berusia 70 ke bawah.



"Temuan ini meyakinkan karena kekebalan cenderung melemah seiring bertambahnya usia," kata Dr. Evan Anderson, salah satu peneliti utama studi tersebut dari Emory University di Atlanta kepada Reuters, dikutip Rabu (30/9/2020).

Meski begitu tetap ada efek samping yang dirasakan yakni sakit kepala, kelelahan, nyeri tubuh, menggigil, dan nyeri tempat suntukan. Tapi itu dianggap efek ringan dan sedang.

Namun memang ada dua kasus relawan mengalami reaksi parah. Di mana satu kasus mengalami demam yang sangat tinggi setelah menerima dosis vaksin lebih rendah dan satu kasus lain kelelahan parah sehingga sulit beraktivitas.

Meski demikian, peneliti menyebut ini hal wajar setelah menerima vaksin. dan, bisa diatasi dengan cepat.

"Ini mirip dengan apa yang dialami banyak orang dewasa yang lebih tua dengan vaksin influenza dosis tinggi," kata Anderson.

"Mereka mungkin merasa tidak enak atau demam."

Sebagaimana diketahui, manula lebih rentan terkena komplikasi parah akibat Covid-19. Pengujian dosis ini penting sebelum meminta otorisasi setempat atau persetujuan pemakaian darurat.

Salah seorang relawan Norman Hulme, pengembang multimedia senior berusia 65 tahun di Emory yang menggunakan dosis vaksin yang lebih rendah, membenarkan hasil itu.

"Saya benar-benar tidak mengalami efek samping sama sekali," kata Hulme.




(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading