Insentif Kartu Prakerja Gagal Cair, Ini Penyebabnya!

Tech - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
15 September 2020 16:13
Infografis/Tanpa Kartu Prakerja, Ini Kursus Online Gratis Selama Corona/Aristya Rahadian Krisabella

Jakarta, CNBC Indonesia - Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia di akun instagram @prakerja.go.id, banyak peserta yang mengeluhkan soal insentifnya yang sebesar Rp 600 ribu belum kunjung cair.

Mengutip di situs prakerja.go.id, di ketahui, insentif pelatihan baru akan diberikan kepada peserta setelah menyelesaikan pelatihan yang ditandai dengan adanya sertifikat.

Dalam hal penerima kartu Prakerja, apabila mengikuti lebih dari satu pelatihan, insentif pelatihan hanya diberikan pada saat penyelesaian pelatihan yang pertama. Tidak ada ada insentif untuk pelatihan kedua dan seterusnya.


"Peserta akan menerima insentif pelatihan jika telah memberikan ulasan terhadap Lembaga Pelatihan, telah memberikan penilaian kepada Lembaga Pelatihan, dan telah berhasil menyambungkan nomor rekening bank atau e-wallet di akun situs www.prakerja.go.id," seperti dikutip CNBC Indonesia, Selasa (15/9/2020) dari akun resmi Prakerja.

Selanjutnya, nomor rekening bank atau e-wallet yang didaftarkan telah tervalidasi atau menggunakan NIK yang sama dengan NIK terdaftar di Kartu Prakerja dan sudah KYC (know your customer) atau akun e-money sudah premium/updgrade oleh bank atau perusahaan e-money terkait.

Penyaluran insentif akan dilakukan maksimum 7 (tujuh) hari kerja setelah semua persyaratan di atas terpenuhi. Sementara insentif survey akan diterima jika penerima Kartu Prakerja telah mengisi survey di akun www.prakerja.go.id untuk mengetahui evaluasi efektivitas Program Kartu Prakerja.

Insentif para peserta Prakerja jua bisa gagal dicairkan apabila belum memenuhi 5 persyartaan. Kelima persyaratan itu di antaranya:

  1. Belum mengisi ulasan pada Lembaga Pelatihan
  2. Belum memberikan penilaian terhadap Lembaga Pelatihan
  3. Nomor rekening atau akun e-wallet yang kamu daftarkan pada Kartu Prakerja tidak aktif
  4. Akun e-wallet kamu belum di-upgrade atau melakukan KYC (verifikasi KTP dan swafoto)
  5. Data KTP dan swafoto yang didaftarkan pada e-wallet tidak sesuai dengan yang didaftarkan pada akun Kartu Prakerja.

Terpisah, Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari mencontohkan, insentif yang Rp 600 ribu tidak bisa cair, karena perbedaan nomor telepon peserta dengan nomor e-wallet pun bisa mengganggu pencairan. Biasanya, hal ini terjadi lantaran peserta mengganti nomor handphone yang sebelumnya sudah terdaftar.

Sehingga, Denni meminta para peserta melakukan upgrade ulang dan memastikan semua data kepesertaan mereka mulai dari nomor rekening, e-wallet, nomor telepon hingga nomor kepesertaan kartu Prakerja lengkap dan sesuai.

"Jadi yang diperlukan.melakukan upgrade rekening bank maupun e- wallet teman-teman, kemudian ketika upgrade bisa saja gagal karena teleponnya ganti, rekening ganti, kemudian NIK beda dengan Nik yang ada di pendaftaran Kartu Prakerja," ujar Denni seperti dikutip CNN Indonesia, Selasa (15/9/2020).

Dia memaparkan jika pembaruan telah dilakukan tetapi insentif tak kunjung tercairkan, ia meminta para peserta untuk cek kembali apakah pelatihan telah selesai dilakukan dan telah memberikan rating kepada mitra Kartu Prakerja.

Jika hal tersebut telah dilakukan, ia meminta peserta menunggu sampai proses audit atau review selesai.

"Kalau teman-teman pastikan semua data sama, tapi kenapa ini belum dibayar? Kami sedang mereview bersama komite lembaga pengawas," tuturnya.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya

KPK, Kartu Prakerja Gelombang 4 & Insentif yang Belum Cair


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading