Vaksin Sinovac & Moderna Picu Antibodi di Lansia, Harganya?

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
08 September 2020 13:01
Infografis: Hampir 100 Ribu Kasus, Adakah Vaksin Obat Corona?

Jakarta, CNBC Indonesia - Vaksin Sinovac dan Moderna jadi dua kandidat vaksin yang mengklaim hasilkan antibodi penawar Covid-19 pada relawan lanjut usia (lansia). Lantas berapa harga kedua vaksin ini?

Vaksin Sinovac berhasil menciptakan antibodi penawar di uji klinis fase 2 dan fase dua. Uji klinis tersebut dilakukan pada Mei 2020 lalu. Pada uji klinis tersebut melibatkan 421 relawan berusia paling tidak 60 tahun. Hasilnya, respons kekebalan yang dipicu vaksin pada lansia lebih rendah dari anak muda, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (8/9/2020).

Adapun vaksin mRNA-1273 milik Moderna berhasil menciptakan antibodi dan T-cell pada orang tua dan lansia. Bahkan antibodi yang dihasilkan lebih tinggi dari orang yang telah pulih dari Covid-19. Moderna menguji vaksin pada 10 orang dewasa berusia 56 tahun dan 70 tahun, lalu 10 orang dewasa lanjut usia 71 tahun ke atas.


Dalam penjelasan Moderna, vaksin itu juga tampaknya dapat ditoleransi dengan baik, tanpa efek samping yang membahayakan. Beberapa pasien cuma melaporkan kelelahan, menggigil, sakit kepala dan nyeri di tempat suntikan. Sebagian besar gejala hilang dalam dua hari, ujar Moderna seperti dikutip dari CNBC International.

Berapa harga kedua vaksin ini? Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir mengatakan berdasarkan perhitungan awal pemerintah, harga vaksin Sinovac mencapai US$25 hingga US$30 per orang.

"Namun Bio Farma sedang menghitug ulang berapa harganya. Nantinya satu orang akan disuntik dua kali dengan jeda dua minggu," ujarnya dalam rapat kerja dengan DPR pada akhir Agustus lalu.

Adapun vaksin Moderna dibandrol US$32 hingga US$37 per dosis atau setara Rp 468.000 per dosis. Jika satu orang butuh dua dosis maka harga Rp 936 ribu. Namun selama pandemi vaksin dijual di bawah nilai wajarnya.

"Namun setelah pandemi berakhir harganya akan mengikuti harga pasar dan disesuaikan harga vaksin komersial lainnya." ujar Stephane Bancel kepada CNBC International. "Kami akan bekerja dengan pasar."


(roy/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading