Twitter Website Narendra Modi Diretas, Minta Bitcoin Cs

Tech - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
03 September 2020 15:52
Indian Prime Minister Narendra Modi walks in the garden of the French Prime Minister's residence before their talks in Paris, France August 23, 2019. Michel Spingler/Pool via REUTERS

Jakarta, CNBC Indonesia - Twitter mengkonfirmasi twitter website pribadi Perdana Menteri India Narendra Modi @narendramodi_in sempat diretas. Namun kini akun tersebut sudah pulih kembali.

Twitter website Narendra Modi sempat mengeluarkan serangkaian cuitan yang meminta followernya untuk memberikan sumbangan dalam bentuk cryptocurrency atau mata uang digital.

Isi twitter tersebut meminta agar para followernya menyumbangkan dana dalam bentuk cryptocurrency untuk kegiatan PM National Relief Fund. Cuitan tersebut kini sudah dihapus.


Twitter mengatakan telah mengetahui aktivitas akun website Narendra Modi dan telah mengambil langkah untuk mengamankannya. "Kami secara aktif menyelidiki

Juru Bicara Narendra Modi tidak langsung menanggapi permintaan komentar atas tweet yang diposting di akun @narendramodi_in tersebut. Akun ini memiliki 2,5 juta lebih follower.

Beruntungnya akun twitter pribadi Narendara Modi tidak terpengaruh aksi hacker tersebut. Akun @narendramodi memiliki 61 juta followers di Twitter.


Sebelumnya pada Juli 2020, beberapa akun twitter pesohor dunia dibajak oleh hacker. Beberapa diantaranya akun milik Bill Gates, Joe Biden, Barack Obama, hingga Elon Musk. Modusnya meminta sumbangan dalam bentuk cryptocurrency.

[Gambas:Video CNBC]




(res/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading