13 Juta Orang Daftar, Kartu Prakerja Gelombang 6 Dibuka Lagi?

Tech - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
26 August 2020 17:35
Kartu Prakerja

Jakarta, CNBC Indonesia - Program Kartu Prakerja masih diminati oleh masyarakat Indonesia. Sampai hari ini, setidaknya sudah ada kurang lebih 13 juta orang mendaftar program Kartu Prakerja.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah akan terus berupaya untuk bisa mengembalikan 2,1 juta korban PHK dan 1,4 juta orang yang dirumahkan untuk bisa kembali bekerja.

"Khusus untuk mereka yang terkena PHK, pemerintah siapkan program-program padat karya infrastruktur dan padat karya pertanian. Kita sedang melihat kemungkinan untuk mengembangkan bendungan atau program pengaman Pantai di Utara Pulau Jawa dan diharapkan bisa menyerap tenaga kerja," kata Airlangga kepada CNBC Indonesia TV dalam acara Squawk Box, Rabu (26/8/2020).


Selain itu, dalam membantu menjaga daya beli masyarakat bagi korban PHK, Airlangga mengatakan, pemerintah juga masih memiliki program Kartu Prakerja.

Di mana saat ini sudah ada 13 juta orang yang mendaftar untuk bisa terpilih menerima manfaat Kartu Prakerja tersebut.

"Kartu Prakerja itu yang mendaftar sudah 13 juta orang dan sudah diterima sebesar 1,4 juta orang. Targetnya tahun ini bisa menerima peserta Kartu Prakerja 5,6 juta orang," kata Airlangga melanjutkan.

Kendati demikian, hingga hari ini belum ada kejelasan kapan pendaftaran Program Kartu Prakerja Gelombang 6 Dibuka. CNBC Indonesia sudah menanyakan hal tersebut kepada Head of Communication PMO Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu. Namun tidak respon dari Louisa.

Sebelumnya, Louisa mengatakan pihaknya belum bisa memutuskan kapan akan membuka kembali pendaftaran peserta program Kartu Prakerja Gelombang 6, dan berjanji akan mengumumkannya dalam waktu dekat. Sayangnya, informasi itu sampai hari ini belum juga disampaikan ke publik.

"Jadwal pembukaan pendaftaran gelombang 6 akan kami umumkan 1-2 hari ini," kata Louisa kepada CNBC Indonesia, Senin (24/8/2020).

Seperti diketahui, pemerintah memutuskan besaran kuota penerimaan peserta program Kartu Prakerja sebanyak 800.000 peserta per tiap gelombang, yang diharapkan akan bisa terselesaikan pada akhir Oktober 2020.

Pada setiap gelombang penerimaan peserta program Kartu Prakerja, pemerintah akan memprioritaskan 80% yang berasal dari korban PHK yang dimiliki oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Sementara 20% lainnya berasal dari peserta umum yang dipilih secara acak.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading