Catat! Moderna Dapat Tambahan Dana Riset Vaksin Rp6,6 Triliun

Tech - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
27 July 2020 09:37
INFOGRAFIS, Kandidat Vaksin yang akan Masuk RI

Jakarta, CNBC Indonesia - Moderna Inc mengatakan pihaknya telah menerima tambahan US$ 472 juta (sekitar Rp 6,6 triliun) dari Otoritas Penelitian dan Pengembangan Biomedis Lanjutan (BARDA) pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk mendukung pengembangan vaksin virus coronanya.

Perusahaan pembuat obat yang berbasis di AS itu mengatakan pada Minggu (26/7/2020), bahwa dana tambahan akan digunakan untuk mendukung pengembangan klinis tahap akhir termasuk studi Fase 3 lanjutan dari kandidat vaksin Moderna.


Sebelumnya pada bulan April, Moderna telah menerima US$ 483 juta dari agen federal AS yang mendanai teknologi untuk melawan penyakit itu. Pada saat menerima dana itu, vaksin eksperimental perusahaan masih sedang dalam uji coba tahap awal yang dilakukan oleh National Institutes of Health AS.

"Didorong oleh data Tahap 1, kami percaya bahwa vaksin mRNA kami dapat membantu mengatasi pandemi COVID-19 dan mencegah wabah di masa depan," kata Chief Executive Officer Stéphane Bancel dalam siaran pers, sebagaimana dilaporkan Reuters, Senin.

Dengan penambahan itu, total dana BARDA untuk vaksin eksperimental Moderna sekarang telah mencapai sekitar US$ 955 juta. Moderna sendiri merupakan perusahaan pertama di Amerika Serikat yang memulai uji coba vaksin coronavirusnya terhadap manusia.

Vaksin Moderna menggunakan messenger RNA sintetis (mRNA) untuk diinokulasi terhadap virus corona. Perawatan seperti itu membantu tubuh mengimunisasi virus dan berpotensi dikembangkan dan diproduksi lebih cepat daripada vaksin tradisional.

Studi Fase 3, yang dilakukan bekerja sama dengan Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, akan dimulai pada 27 Juli dan melibatkan sekitar 30.000 peserta, menurut perusahaan.

Terkait produksinya, Moderna mengatakan berencana untuk memproduksi sekitar 500 juta dosis per tahun, dan mungkin akan menaikkan jumlahnya menjadi hingga 1 miliar dosis per tahun, dimulai pada tahun 2021.

Selain Moderna, saat ini telah ada beberapa perusahaan AS yang mengembangkan vaksin COVID-19, yang juga telah menerima dana dari BARDA. Mereka termasuk Pfizer Inc, Novavax Inc, dan AstraZeneca Plc dari Inggris.

[Gambas:Video CNBC]


[Gambas:Video CNBC]

(res/res)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading