Sakti! Akun Twitter Donald Trump Tak Bisa Dibajak Hacker

Tech - Redaksi, CNBC Indonesia
17 July 2020 15:56
President Donald Trump wears a face mask as he walks down a hallway during a visit to Walter Reed National Military Medical Center in Bethesda, Md., Saturday, July 11, 2020. (AP Photo/Patrick Semansky)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pada Rabu (17/7/2020) sejumlah akun Twitter orang terkenal di AS diretas hacker. Mulai dari Bill Gates, Obama hingga calon Presiden AS Joe Biden. Namun, akun twitter Presiden AS Donald Trump tidak dibajak hacker.

Seorang pejabat senior Gedung Putih membisikkan akun twitter pribadi Trump @realDonaldTump tidak terpengaruh aksi hacker karena akun tersebut mendapat perlindungan ekstra setelah insiden di masa lalu, seperti dikutip dari New York Times, Jumat (17/7/2020).

Ia tak menyebutkan kejadian apa yang dialami Trump di masa lalu, tetapi ini kemungkinan karena insiden 2 November 2017 ketika karyawan nakal menonaktifkan akun Trump pada hari terakhir bekerja. Akun Trump dipulihkan kembali 11 menit kemudian.


Pada 15 Juli 2020, seorang hacker menargetkan 130 akun Twitter orang ternama di AS. Ia mengambilalih akun dan menawarkan bantuan penggandaan Bitcoin. Ternyata tawaran ini adalah penipuan.

Menurut Eliptic, perusahaan cryptocurrency, dalam aksi ini hacker menerima 400 pembayaran dalam Bitcoin dengan nilai Rp 1,75 miliar.

Meski begitu, co-founder Eliptic Tom Robinson mengatakan angka ini tak istimewa bila mengkaitkannya sebagai aksi pembobolan terbesar Twitter dalam sejarah dan akun-akun pesohor dunia yang diambilalihnya.

"Mengingat skala komprominya, Saya tidak berpikir nilai itu sangat banyak. Mereka memang melakukan eksploitasi dengan sangat canggih tetapi tidak pandai untuk menghasilkan uang," ujar Tom Robinson, seperti dikutip dari CNBC Indonesia.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Akun Twitter Trump Disebut Bisa Dibobol Hacker Dengan Mudah


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading