Update Lengkap Kartu Prakerja Gelombang 4 & Insentif Cair

Tech - Redaksi, CNBC Indonesia
26 June 2020 06:35
infografis/ mengenal program kartu pra kerja/Aristya Rahadian Krisabella

Jakarta, CNBC Indonesia - Masyarakat tampaknya harus sabar menunggu Program Kartu Prakerja gelombang 4. Pasalnya belum ada kejelasan kapan program vokasi dan semi bantuan sosial ini kembali bergulir.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengatakan saat ini pihaknya sedang menunggu terbitnya aturan yang menjadi dasar hukum dari Kartu Prakerja.

"Gelombang 4 Kartu Prakerja sesuai arahan dari Komite Cipta Kerja menunggu sampai peraturan presiden soal kartu Prakerja keluar. Jadi kita tunggu saja," ujarnya dalam acara Mata Najwa yang ditayangkan Trans7 Rabu (24/6/2020), dan dikutip CNBC Indonesia, Jumat (26/6/2020).


Pendaftaran Kartu Prakerja dihentikan pada pertengahan Mei 2020. Langkah ini dilakukan demi menjamin supaya program Kartu Pra Kerja benar-benar menyentuh lapisan masyarakat yang membutuhkan dan belum tersentuh oleh jenis program pengaman sosial lainnya. Serta mengupayakan tata kelola yang baik, transparan dan akuntabel.

Terkait insentif, Denni Puspa Purbasari mengungkapkan pencairan insentif akan dilakukan minggu ini dan diberikan kepada peserta gelombang dua atau bulan kedua.

"Bagi peserta yang belum menerima [insentif] Rp 600 ribu gelombang kedua atau bulan kedua, ini baru diputuskan dalam rapat, bawah untuk minggu ini akan di-disburse (dibayarkan)," ujar Denni

Denny mengungkapkan agar dana insentif bisa cair, nomor ponsel harus sama dengan ketika mendaftar dengan yang dihubungkan dengan rekening dompet digital atau rekening virtual bank. Nomor Induk Kependudukan (NIK) pun harus sama persis dengan yang didaftarkan.

Kartu Prakerja menjanjikan Rp 3,55 juta kepada setiap pesertanya. Sebesar Rp 1 juta dalam bentuk voucher untuk membeli paket pelatihan. Sisanya, Rp 600 ribu per bulan selama 4 bulan dan Rp 150 ribu untuk survei yang dilakukan sebanyak tiga kali. Untuk mendapatkan insentif Rp 600 ribu peserta harus menyelesaikan pelatihan.

Sampai saat ini, telah dilaksanakan tiga gelombang program Kartu Pra Kerja dengan jumlah pendaftar yang telah mencapai 11,2 juta dari 513 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia, dan sudah terpilih sebanyak 680.918 peserta.

Sesuai arahan Presiden RI untuk memprioritaskan mereka yang penghidupannya terdampak pandemi Covid-19, maka komposisi peserta adalah sebagai berikut: pekerja terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 392.338 (58%), pencari kerja sebesar 244.531 (35%), pelaku UMKM sebanyak 7.396 (1%), dan pekerja yang masih bekerja atau dirumahkan sebesar 36.653 (6%).

Jumlah peserta yang telah mengikuti pelatihan sebanyak 573.080 peserta. Mereka memilih 1.222 jenis pelatihan, antara lain keterampilan bahasa asing terutama bahasa Inggris, keterampilan berwirausaha, pemasaran dan konten digital, bisnis kuliner, Microsoft Office dan banyak lainnya.

Kemudian, sebesar 477.971 peserta telah menuntaskan paling tidak satu pelatihan dan menerima sertifikat. Peserta yang telah menerima insentif adalah sebanyak 361.209 peserta yang berjumlah total Rp 216.725 miliar.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading