WhatsApp Pay Buat Pembayaran Digital Ilegal!

Tech - Redaksi, CNBC Indonesia
24 June 2020 16:26
REFILE - CLARIFYING CAPTION Silhouettes of mobile users are seen next to logos of social media apps Signal, Whatsapp and Telegram projected on a screen in this picture illustration taken March 28, 2018.  REUTERS/Dado Ruvic

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Sentral Brasil menyetop operasi WhatsApp Pay yang baru berusia satu minggu. Layanan ini memungkinkan penggunanya mentransfer dana semudah mengirim foto.

Dalam pengumuman resminya, Bank Sentral Brasil mengatakan peluncuran layanan pembayaran digital ini tanpa analisis awal oleh bank sentral bisa merusak sistem pembayaran Brasil dari sisi persaingan, efisiensi dan privasi data.

Jika Visa dan Mastercard tidak memenuhi aturan ini, Bank sentral mengancam akan menjatuhkan sanksi administrasi, ujar bank sentral Brasil, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (24/6/2020).


Untuk menghadirkan layanan Payment, WhatsApp bekerja sama dengan lembaga keuangan yakni Banco do Brasil, Nubank dan Sicredi. Transaksi ini akan diproses oleh Cielo, perusahaan payment gateway.

Cara mengaktifkan layanan ini dengan menghubungkan kartu kredit atau kartu kredit Visa dan Mastercard ke WhatsApp. Layanan ini gratis bagi pengguna individual sementara bisnis dikenakan fee sebesar 3,99%.

Juru Bicara WhatsApp mengatakan pihaknya akan melanjutkan kerja sama dengan 'patner lokal' dan bank sentral guna menghadirkan pembayaran digital kepada pengguna di Brasil menggunakan model bsnis terbuka bagi semua partisipan, yang menjadi perhatian bank sentral akan konsentrasi pasar.

Infografis/ sama mudahnya seperti kirim foto,Whatsapp payment resmi dirilis/Aristya Rahadian KrisabellaFoto: Infografis/ sama mudahnya seperti kirim foto,Whatsapp payment resmi dirilis/Aristya Rahadian Krisabella.

Selasa (23/6/2020), sebelum operasi Visa dan Mastercard dengan WhatsApp ditangguhkan, bank sentral mengeluarkan peraturan yang memberikan regulator otoritas meminta pelaku pasar mendapatkan izin sebelum beroperasi dalam pembayaran.

WhatsApp meluncurkan layanan pembayaran digital di Brasil tanpa meminta izin dari bank sentral, karena beroperasi sebagai perantara antara konsumen dan lembaga keuangan.

Beberapa pengamat menyebut keputusan regulator sebagai reaksi berlebihan, sementara yang lain mengatakan WhatsApp menghadirkan risiko potensial dalam hal konsentrasi pasar dan privasi.

"Agak aneh bank sentral memutuskan menangguhkan WhatsApp karena regulator sudah dapat mengawasi semua pelaku pasar yang bergabung dengan WhatsApp," kata Carlos Daltozo, co-kepala ekuitas di Eleven Financial. "Selain itu, WhatsApp terbuka untuk membentuk kemitraan baru."

Mastercard mengatakan akan mematuhi aturan bank sentral dan terus mengembangkan lingkungan pembayaran yang inovatif. Facebook dan Visa tidak segera membalas permintaan komentar. Cielo menolak berkomentar.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading