Teknologi Canggih Grab Buat Bawa Penumpang Saat New Normal

Tech - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
04 June 2020 09:54
A woman passes a Grab signage at their office in Singapore September 23, 2016. REUTERS/Edgar Su  - RTSP2AJ
Jakarta, CNBC Indonesia - Startup decacorn Asia Tenggara, Grab mempersiapkan teknologi canggih agar driver ojek online (ojol) terhindari dari virus corona Covid-19 ketika membawa penumpang di era new normal. Teknologi tersebut bernama GrabProtect.

Berikut teknologi canggih GrabProtect untuk tetap aman membawa penumpang:

1. Teknologi deklarasi kesehatan online dan mask selfie


Grab akan meluncurkan dua fitur in-app terbaru, formulir deklarasi kesehatan dan kebersihan online dan fitur pengecekan masker via selfie di seluruh pasar Grab mulai akhir bulan Juni.


Sejak adanya penyebaran virus COVID-19, mitra pengemudi dan pengantaran Grab telah menunjukkan inisiatif mandiri mereka dengan memberikan deklarasi kesehatan harian melalui Aplikasi Mitra Pengemudi Grab.

Fitur deklarasi kesehatan dan kebersihan online ini akan mengharuskan mitra pengemudi dan pengantaran, serta penumpang untuk memastikan mereka tidak menunjukkan gejala COVID-19 dan telah mematuhi langkah-langkah keamanan serta kebersihan yang diperlukan, sebelum mereka mulai mengemudi, mengantarkan pesanan, atau memesan kendaraan.

Mitra pengemudi dan pengantaran juga diminta untuk mengambil selfie dengan menggunakan masker pada fitur mask selfie (pengecekan masker via selfie) setelah melengkapi formulir deklarasi.

2. Melengkapi kendaraan dengan partisi plastik dan peralatan kebersihan

Grab akan mendistribusikan lebih dari 250.000 peralatan kebersihan kepada mitra pengemudi di seluruh kawasan Asia Tenggara, dan bekerja sama dengan produsen serta distributor untuk memudahkan para mitra dalam membeli produk kebersihan dengan harga terjangkau.

Sebagai bagian dari program kebersihan GrabProtect di Indonesia, Grab telah membentuk armada GrabCar Protect dan GrabBike Protect yang dilengkapi dengan partisi plastik sebagai pemisah untuk meminimalisir kontak antara penumpang dan mitra pengemudi.

Grab juga akan memasang partisi plastik dan mendistribusikan lebih dari 10.000 peralatan kebersihan yang terdiri dari hand sanitizer, desinfektan kendaraan, masker wajah untuk mitra pengemudi GrabCar Protect selama sebulan mendatang. Dalam beberapa minggu kedepan, Grab juga menyiapkan partisi plastik dan menyediakan peralatan kebersihan ini kepada lebih dari 8.000 kendaraan GrabBike.

Selain itu, Grab juga telah mendirikan lebih dari 40 stasiun sanitasi di Indonesia, termasuk 21 stasiun di Jakarta di mana mitra pengemudi dapat membawa kendaraannya untuk disinfeksi.

3. Penumpang dan Mitra Pengemudi dapat membatalkan perjalanan apabila persyaratan masker tidak dipenuhi

Para mitra pengemudi dan mitra pengiriman Grab diwajibkan untuk menggunakan masker setiap kali mereka melakukan perjalanan dengan platform Grab. Kebijakan yang sama akan berlaku untuk penumpang di negara-negara di mana menggunakan masker di area publik merupakan kewajiban.

Apabila ada salah satu pihak yang tidak menggunakan masker, baik mitra pengemudi dan penumpang dapat membatalkan pemesanan tanpa denda sebelum perjalanan dimulai, dengan memilih "pengemudi/penumpang tidak memakai masker (driver/passengers did not wear a mask)" sebagai alasan pembatalan. Grab tidak akan memberikan denda untuk alasan pembatalan ini.

Grab juga telah memperbarui fitur penilaian dan tanggapan serta Pusat Bantuan dalam aplikasi dengan opsi baru untuk pelaporan terkait kesehatan dan kebersihan. Fitur ini memungkinkan para pengguna untuk memberikan tanggapan kepada Grab apabila mitra pengemudi terlihat tidak sehat atau tidak menggunakan masker selama perjalanan. 

Grab memonitor tanggapan ini dan akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi keamanan dan kesehatan para penggunanya.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya

Grab Perpanjang Keringanan Buat Driver, Ini Skemanya


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading