Ini Moderna, Perusahaan AS yang Temukan Antibodi Covid-19

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
19 May 2020 11:34
A sign marks an entrance to a Moderna, Inc., building, Monday, May 18, 2020, in Cambridge, Mass. Moderna announced Monday, May 18, 2020, that an experimental vaccine against the coronavirus showed encouraging results in very early testing, triggering hoped-for immune responses in eight healthy, middle-aged volunteers.(AP Photo/Bill Sikes)
Pada 2018 perusahaan melantai di bursa AS atau IPO dengan valuasi US$7,5 miliar dan berhasil mengumpulkan dana investor US$604,3 miliar. Pada 2019 perusahaan mencatatkan rugi bersih US$514 juta.

Moderna merupakan perusahaan farmasi yang mengembangkan vaksin corona Covid-19 tanpa melakukan uji praklinis. Mereka mendapat izin langsung dari otoritas untuk mencobakan ke manusia.

Bahkan Moderna mendapat suntikan dana US$483 juta dari pemerintah federal AS untuk mempercepat pengembangan vaksin virus corona.


Nah, keputusan pengembangan vaksin corona Covid-19 berdampak besar pada reli harga saham perusahaan. Sejak awal tahun saham Moderna sudah naik lebih dari 300%. 

Hal ini membuat CEO Moderna Stephane Bancel masuk jajaran miliuner dunia. Hingga awal April 2020, Forbes menghitung kekayaan mencapai US$1 miliar. Ia bergabung dengan perusahaan pada 2013.

Melansir Market Watch, pengumuman hasil tes virus corona telah membuat saham Moderna lompat 20% dalam satu hari perdagangan. Perusahaan juga mengumumkan akan menjual US$1,25 miliar sahamnya ke publik.



(roy/miq)
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading