BCA Sulap Bank Royal Jadi Bank Digital, Suntikkan Rp 1 T

Tech - Herdaru Purnomo, CNBC Indonesia
06 January 2020 13:39
BCA Sulap Bank Royal Jadi Bank Digital, Suntikkan Rp 1 T
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memutuskan Bank Royal Indonesia sebagai anak usaha di bidang perbankan digital yang akan menggarap segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).


Guna melancarkan rencana ini, BCA akan menyuntikkan modal kepada Bank Royal. Besar suntikan dananya sebesar Rp 1 triliun. Dengan suntikan modal ini Bank Royal akan menjadi Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) II. Suntikan modal ini diluar nilai akuisisi Rp 988 miliar.


"Harus BUKU II untuk jadi bank digital. Suntikkan Rp 1 triliun," ujar Presiden BCA Jahja Setiaadmadja kepada CNBC Indonesia, Senin (6/1/2020).


Bank BUKU II merupakan bank umum yang memiliki modal inti di atas Rp 1 triliun. Bank BUKU II ke atas diperbolehkan menggarap bisnis bank digital, sedangkan bank BUKU I hanya bisa menggarap bisnis konvensional bank seperti salurkan kredit dan kumpulkan dana masyarakat lewat kantor cabang.

Bila dana ini disuntikkan maka modal Bank Royal akan menjadi Rp 1,3 triliun. Sebelumnya Modal inti Bank Royal ketika diakuisisi BCA Rp 319,71 miliar.

BCA merampungkan akuisisi Bank Royal pada November 2019. Bank BCA akan menguasai 99,99% saham Bank Royal dan sisanya BCA Finance.

Pada Desember 2019, BCA mengumumkan akuisisi 100% saham Rabobank Indonesia senilai Rp 397 miliar. Belum diketahui seperti apa rencana bisnis bank ini ke depan.

[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading