Tauberes, Cucu Garuda yang Bikin Erick Thohir Ngakak

Tech - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
14 December 2019 10:26
Menteri BUMN Erick Thohir terlihat tidak bisa menahan tawa saat menyebutkan salah satu cucu perusahaan PT. Garuda Indonesia (GIAA).
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri BUMN Erick Thohir terlihat tidak bisa menahan tawa saat menyebutkan salah satu cucu perusahaan PT. Garuda Indonesia (GIAA).

"Bayangin, PT. Garuda Tauberes Indonesia hahaha," dengan ketawa yang cukup kencang. Hal ini Erick ungkapkan ketika diwawancara wartawan di kantor Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan RI.

Wajar jika mantan Bos Inter Milan itu meresponnya dengan ketawa. Selain karena nama yang lucu untuk sebuah perusahaan, juga terasa asing bagi banyak orang. "saya baru tahu," akui Erick.


Karenanya, pembicaraan seputar perusahaan ini juga menjadi perbincangan hangat di jagat media sosial. Bahkan menjadi trending topic di Twitter.

Lalu, apa sebenarnya PT. Garuda Tauberes Indonesia?

Perusahaan ini bergerak di bidang pemesanan logistik, baik itu untuk kurir, air cargo gateway dan payment melalui platform e-commerce aplikasi tauberes. Konsep yang diusung adalah smart logistic services.

Aplikasi Tauberes diluncurkan pada September 2019. Aplikasi ini masih tersedia dalam versi beta. Namun sayangnya belum tersedia ada di Play Store dan App Store.

Cucu Garuda Indonesia ini dipimpin oleh mantan petinggi PT Citilink Indonesia, yang juga anak usaha Garuda Indonesia, Albert Burhan.

Bukan hanya sekedar Aplikasi, namun perusahaan ini juga terdaftar memiliki kantor. Yakni berlokasi di Garuda Indonesia Gunung Sahari Jl. Gunung Sahari Raya No. 52 Jakarta 10610.

Tauberes, Cucu Garuda yang Bikin Erick Thohir NgakakFoto: Tauberes (Ist)

Platform ini memiliki tiga fitur utama, yakni Kirim Paket; Kargo Udara; dan Belanja Online. Ada juga fitur tracking antar pulau yang terkoneksi dengan sistem layanan penerbangan (maskapai) untuk memudahkan monitoring pergerakan paket kiriman secara real time.

"Berbeda dengan aplikasi lainnya, melalui aplikasi ini nantinya paket juga akan dapat dimonitor pada saat di airport dan di pesawat sehingga pengiriman barang akan dapat dimonitor secara keseluruhan," ujar Albert Burhan, Direktur utama PT Garuda Tauberes Indonesia dalam keterangan pers, seperti dikutip Jumat (13/12/2019).

Erick berbicara soal anak cucu Garuda ini terkait jabatan eks Bos Garuda yakni Ari Askhara yang ternyata menjadi komisaris di 6 perusahaan di bawah Garuda.

Adapun ke-6 perusahaan tersebut salah satunya adalah PT Garuda Tauberes.

Berikut jabatan Ari Askhara di 6 perusahaan anak-cucu Garuda:

1. Komisaris Utama PT GMF AeroAsia (anak)
2. Komisaris Utama PT Citilink Indonesia (anak)
3. Komisaris Utama PT Aerofood Indonesia (cucu)
4. Komisaris Utama PT Garuda Energi Logistik & Komersil (cucu)
5. Komisaris Utama PT Garuda Indonesia Air Charter (cucu)
6. Komisaris Utama PT Garuda Tauberes Indonesia (cucu)

Erick menambahkan ia telah mencopot Ari Askhara di ke-6 perusahaan. Ia pun siap membenahi aturan yang memperbolehkan adanya tumpang tindih Direktur Utama dan Komisaris dalam BUMN.

"Kemarin itu komisaris di 6 perusahaan. Itu dicopot semua. Saya mesti pelajari peraturan, Kepmen, bahwa pembentukan anak perusahaan, cucu perusahaan, harus ada review lagi," tegasnya.

[Gambas:Video CNBC]




(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading