Skuter Listrik Dilarang di Jalan Raya, Ini Respons Grab

Tech - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
25 November 2019 15:24
Grab Indonesia merespons larangan penetapan tilang oleh Polda Metro Jaya bagi skuter listrik yang digunakan di jalan raya.
Jakarta, CNBC Indonesia- Grab Indonesia merespons larangan penetapan tilang oleh Polda Metro Jaya bagi skuter listrik yang digunakan di jalan raya.

Head of Public Affairs Grab Indonesia Tri Sukma Anreianno, mengatakan bahwa pihaknya senantiasa mematuhi regulasi yang berlaku dan akan menyesuaikan operasi GrabWheels sejalan dengan rekomendasi yang disampaikan pemerintah serta menunggu peraturan barunya.

"Kami telah dan akan terus bekerja sama dengan pemerintah serta pemangku kepentingan lainnya untuk menciptakan ekosistem yang aman bagi semua orang untuk penggunaan terutama mereka yang menggunakan Alat Mobilitas Pribadi (AMP)," ujarnya dalam keterangan kepada CNBC Indonesia, Senin (25/11/2019).



Polda Metro Jaya telah melarang penggunaan skuter listrik di jalan raya. Pelanggaran atas peraturan tersebut akan dikenakan hukuman penjara maksimal 1 bulan dan denda hingga Rp 250 ribu. Aturan ini mulai berlaku hari ini (25/11/2019).

Menurut Tri Sukma, Grab mendukung upaya Dinas Perhubungan Jakarta dan Korlantas Jakarta untuk memprioritaskan keamanan lalu lintas.

"Grab juga akan memberlakukan denda sampai dengan Rp 300.000 di area operasi GrabWheels apabila menemukan pengguna yang tidak mematuhi aturan keamanan," ujar Tri Sukma.

Sebelumnya Polda Metro Jaya bersama dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menentukan beberapa peraturan. Skuter listrik hanya diizinkan di lokasi-lokasi khusus yang sudah ada kerja sama antara pengelola kawasan dan operator skuter listrik.




(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading