Apple Delete Aplikasi Stalking Instagram di App Store, Kamu?

Tech - Redaksi, CNBC Indonesia
13 November 2019 15:44
Apple Delete Aplikasi Stalking Instagram di App Store, Kamu?
Jakarta, CNBC Indonesia - Apple menghapus aplikasi Like Patrol dari App Store karena melanggar aturan pengumpulan data pengguna. Aplikasi ini membantu pengguna Instagram mengutit dan memata-matai pengguna lain.

Aplikasi ini menyediakan layanan berupa informasi aktivitas pengguna instagram ketika pengguna tersebut mengomentari, like foto dan lain sebagainya. Ini adalah aplikasi layanan berbayar.


Instagram sudah mengirimkan surat peringatan dan penghentian layanan pada akhir Oktober dan pada pekan lalu Apple menghapus aplikasi Like Patrol dengan alasan melanggar pedoman perusahaan, seperti dikutip dari CNET, Rabu (13/11/2019).


Pendiri Like Patrol Sergio Luis Quintero dalam emailnya menyatakan pihaknya tidak melanggar aturan pedoman dan akan berusaha untuk kembali ke App Store.

Apple Delete Aplikasi Stalking Instagram di App Store, Kamu?Foto: REUTERS/Aly Song

"Kami sangat yakin bahwa aplikasi kami tidak melanggar kebijakan Apple, kami berencana untuk mengajukan banding atas keputusan ini dalam beberapa hari mendatang," katanya.

"Jika fungsi aplikasi kami tidak melanggar kebijakan apa pun, maka Instagram akan melanggar kebijakan yang sama persis sejak 2011 hingga 2019 dengan Following Tab. Mengapa tidak dihapus?"


Aplikasi ini masuk toko aplikasi Apple pada bulan Juli tapi aplikasi ini belum tersedia di Google Play Store untuk perangkat Android. Biaya berlanggannya US$80 per tahun dan 300 orang sudah mengunduh aplikasi ini.

Following Tab adalah fitur asli Instagram yang banyak dikenal sebagai alat stalking hingga menemukan akun baru. Fitur ini sendiri sudah dihapus dari Instagram. Fitur ini tidak banyak digunakan karena pengguna Instagram tidak terlalu perduli aktivitas mereka bisa dilihat oleh orang lain atau tidak.


"Banyak orang tidak tahu aktivitas mereka terlihat orang lain. Namun pada akhirnya kesederhanaan adalah faktor pendorong [penghapusan fitur Following]," ujar Head of Product Instagram Vishal Shah kepada Buzzfeed seperti dilansir dari PhoneArena.


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading