Basmi Mafia Pangan, Buwas Bulog Andalkan Teknologi Ini

Tech - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
07 November 2019 13:57
Basmi Mafia Pangan, Buwas Bulog Andalkan Teknologi Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Perum Bulog menyambut baik aplikasi GrabKios sebagai sebuah aplikasi digital yang dinilai bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, salah satunya beras.

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso menegaskan, dengan kemudahan ini, tak akan ada lagi celah bagi mafia pangan yang menurutnya sudah lama menghantui pasokan beras.

"Mafia pangan pasti hilang, karena tak ada peluang. (Lewat) aplikasi pesan langsung datang," katanya saat ditemui di Smesco, Jakarta, Kamis (7/11/2019).


"Kita bertempur dengan jejaring menguasai pasar, hari ini ada satu cara menembus jejaring, termasuk harga," katanya lagi.




Menurutnya, GrabKios menjadi jawaban atas persoalan beras selama ini. Dia mengatakan, mungkin saja di waktu mendatang tak akan ada lagi Operasi Pasar (OP) dalam mengatur harga beras di pasaran.

"Dengan sekarang mudah, sekian banyak kios akan segera ada. Nggak ada lagi OP, harga pasti stabil. Masyarakat bisa memilih, mau beli harga berapa," ujarnya.

Bulog akan mengadopsi kekuatan sistem digital ini supaya penyaluran beras lancar agar perekonomian rakyat tidak terganggu.

"Sistemnya segera adopsi. Tujuannya supaya secepat mungkin beras renceng terus ada di kios-kios," tuturnya.

Sebagai informasi, Kudo resmi berganti nama menjadi GrabKios yang bermitra dengan 2,6 juta warung tradisional. GrabKios tersedia di 500 kota dan kabupaten di Indonesia ini memberikan layanan dan kemitraan di dalam ekosistem Grab.

GrabKios disebut meningkatkan penjualan pemilik warung hingga 30-40 persen. Pemilik warung bisa menjual berbagai macam aneka kebutuhan sehari-hari termasuk melayani kebutuhan lain seperti membayar tagihan hingga membeli pulsa.



Di Smesco, dalam kesempatan yang sama, Grab bekerjasama dan menandatangani nota kesepahaman dengan Perum Bulog. Langkah ini dilakukan agar Perum Bulog bisa menyalurkan beras kepada yang membutuhkan serta mempertegas kemitraan.

"Kami berharap upaya untuk masuk ke dalam ekonomi digital ini dapat memberikan dampak positif di masa mendatang," tegasnya.

[Gambas:Video CNBC]






(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading